Farah.ID
Farah.ID

Perkuat Branding UMKM Lokal, Kemenkominfo Percepat Bangun Infrastruktur TIK

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Jumat, 18 Juni 2021, 22:59 WIB
Perkuat Branding UMKM Lokal, Kemenkominfo Percepat Bangun Infrastruktur TIK
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate dalam acara puncak Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) Kilau Digital Permata Flobamora di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat, 18 Juni/Repro
Upaya pemulihan ekonomi melalui sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kembali didorong pemerintah dengan menyediakan fasilitas pemasaran digital.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melakukan percepatan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi untuk mendorong UMKM.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate mengatakan, penguatan branding produk-produk artisan lokal melalui pemanfaatan berbagai platform digital harus segera dilakukan.

Karena itu Kemenkominfo melaksanakan penggelaran infrastruktur TIK secara merata ke seluruh pelosok nusantara dengan disertai berbagai pilihan dan kombinasi teknologi.

"Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin secara tegas dan konsisten menugaskan Kominfo dan ekesistemnya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi mulai dari penggelaran fiber optic di darat dan di dasar laut," ujar Johnny dalam acara puncak Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) Kilau Digital Permata Flobamora di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (18/6).

"Pemanfaatan fiber link dan microwave, pembangunan akses-akses internet untuk titik-titik pelayanan publik di seluruh pelosok tanah air sesuai kapasitas satelit yang kita miliki,” sambungnya.

Johnny menyatakan Kemenkominfo membangun Base Transceiver Station (BTS) di seluruh tanah air. Secara khusus di desa dan keluruhan yang masih blankspot dengan menggunakan insentif fiskal untuk tahun anggaran 2021 dan tahun anggaran 2022.

Johnny juga memaparkan bahwa Presiden Joko Widodo meminta penggelaran infrastruktur TIK di seluruh wilayah tanah air ini dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha-usaha di dalam negeri.

"Secara khusus UMKM dan Ultra Mikro (UMi) Indonesia melalui kehebatan-kehebatan artisanal. Kita sama-sama mengetahui UMKM dan UMi Indonesia jumlahnya sangat besar, 64,2 juta UMKM menjadi penopang 60 persen dari GDP nasional kita,” paparnya.

Oleh karena itu, Johnny memastikan tugas bersama untuk mengangkat UMKM nasional Indonesia perlu disegerakan, agar keberadaannya lebih berdaya saing.

“Untuk itulah semua ini dilakukan, saya juga mau melapor kepada Pak Menkomarives. Hal ini sebagai tindaklanjut arahan Bapak Presiden di rapat terbatas terakhir. Jadi, kami langsung mengambil langkah dan membentuk Forum Ekonomi Digital Kominfo I yang sudah diluncurkan Rabu lalu (5/6)," ungkap Johnny.

"(Forum itu) dihadiri oleh 11 CEO marketplace digital, yang bersama-sama semuanya mempunyai komitmen agar UMKM Indonesia menjadi tuan di pasar domestik," tandasnya.
EDITOR: AHMAD SATRYO

ARTIKEL LAINNYA