Farah.ID
Farah.ID

Ketua Komisi VI: Kekhawatiran BPK Patut Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Berutang Lagi

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Rabu, 23 Juni 2021, 15:08 WIB
Ketua Komisi VI: Kekhawatiran BPK Patut Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Berutang Lagi
Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza/Net
Kekhawatiran Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna tidak boleh dipandang sebelah mata oleh pemerintah. Terlebih kekhawatiran pada kemampuan pemerintah membayar utang tersebut didasarkan pada hasil audit.

Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza bahkan mendesak pemerintah untuk menindaklanjuti pernyataan Ketua BPK tersebut dengan tidak melakukan utang luar negeri lagi.

"Ya, kekhawatiran BPK saya kira patut dipertimbangkan oleh pemerintah mengingat utang yang sudah tinggi dan kemampuan kita untuk membayar utang mungkin tidak sekuat masa sebelumnya,” ucap Faisol kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/6).

Politisi PKB ini menyampaikan pendapatan negara saat ini terseok-seok akibat hantaman pandemi Covid-19. Sehingga pemerintah perlu mempertimbangkan secara matang apakah harus terus menumpuk utang luar negeri lagi, mengingat program pemulihan ekonomi nasional belum berjalan dengan baik.

Apalagi sumber pendapatan negara sekarang sedang seret, sehingga patut dipertimbangkan betul apakah Indonesia akan menambah utang atau mencoba mencari skema pembiayaan lain.

“Bisakah mencari sumber-sumber yang berbeda dan tidak mengganggu kemampuan negara untuk membayar utang,” tandasnya.

ARTIKEL LAINNYA