Farah.ID
Farah.ID

Pakai Pengeras Suara, Bupati Purbalingga Semangati Dua Desa Yang Lockdown Gegara Klaster Hajatan

LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Kamis, 24 Juni 2021, 19:07 WIB
Pakai Pengeras Suara, Bupati Purbalingga Semangati Dua Desa Yang Lockdown Gegara Klaster Hajatan
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi memberi semangat kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri/RMOLJateng
Dua desa di Purbalingga menerapkan lockdown usai banyak warga yang terpapar Covid-19. Kedua desa tersebut yakni Desa Manduraga, Kecamatan Kalimanah dan Desa Brecek, Kecamatan Kaligondang.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi pun melakukan monitoring sekaligus menyemangati elemen masyarakat, pemerintahan desa hingga para warga yang menjalani isolasi mandiri di lokasi melalui pengeras suara.

"Kami hadir untuk memberikan motivasi kepada pemerintah desa, kecamatan, termasuk masyarakat yang sedang isolasi mandiri agar tetap menjalankan protokol kesehatan," kata Dyah diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (24/6).

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga memberikan bantuan paket sembako.

"Kepada tokoh agama, tokoh masyarakat kita butuh kebersamaan semua pihak dalam berdisiplin menerapkan protokol kesehatan, membantu pencegahan penularan Covid-19, karena Pemda dan Forkopimda tidak mampu mengatasi sendirian," katanya.

Kedua desa tersebut sebelumnya mengalami peningkatan kasus signifikan beberapa hari terakhir. Tercatat di Desa Manduraga terdapat 41 orang positif, dan di Desa Brecek 29 orang terpapar Covid-19. Seluruhnya menjalani isolasi mandiri di rumah dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Mereka terpapar ditengarai adanya klaster hajatan," kata Bupati.

Bupati berharap pelaksanaan pengetatan PPKM Mikro yang sudah diberlakukan sejak 21 Juni 2021 lalu ini bisa berlangsung lancar dan berdampak pada pengurangan kasus Covid-19.

Dalam satu pekan ini, jika belum ada perubahan, maka akan diperpanjang sampai dengan 5 Juli 2021.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA