Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

PPKM Mikro Tak Jelas, Rakyat Bingung Hasilnya Tidak Terasa

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Jumat, 25 Juni 2021, 15:24 WIB
PPKM Mikro Tak Jelas, Rakyat Bingung Hasilnya Tidak Terasa
Ilustrasi lockdown/Ist
Keputusan pemerintah yang masih menggunakan istilah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dibanding karantina wilayah atau lockdown masih membuat masyarakat bingung.

Menengok negara lain, mereka lebih memilih kebijakan lockdown dengan batasan waktu yang jelas. Namun di Indonesia, sama sekali tidak ada lockdown dan lebih gemar menggunakan istilah PPKM mikro.

Hingga kini pun, PPKM terus diperpanjang dan entah sampai kapan kan berakhir.

"Di sini, masyarakat selalu bingung menafsirkan istilahnya dan tidak mengerti sampai kapan batas waktunya. Setelah itu pun, hampir tidak merasakan akibat dari kebijakan tersebut karena sulit membedakan kondisinya," ujar Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/6).

Menurut Satyo, istilah yang digunakan pemerintah membuat masyarakat kesulitan menerapkan kebijakan tersebut. Karantina wilayah atau lockdown sangat jelas pembatasan kegiatannya dan alat pelaksana pengawas juga jelas.

"Sementara PPKM ini butuh juru tafsir lagi untuk menerjemahkannya karena setiap kelompok, setiap orang boleh ikut menafsirkannya. Belum lagi soal seberapa kuat penegakan aturan prokesnya, hal inilah tampaknya yang membuat PPKM tidak efektif menekan corona," pungkas Satyo.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA