Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Airlangga Hartarto: Kasus Covid-19 Terus Meningkat Sejak 1 Juli

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 09 Juli 2021, 17:00 WIB
Airlangga Hartarto: Kasus Covid-19 Terus Meningkat Sejak 1 Juli
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/RMOL
Kasus Covid-19 di Indonesia masih berada dalam tren menanjak naik dalam beberapa hari belakangan ini.

Ketua KOmite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto mengatakan, berdasarkan hasil assesmen nasional harian terdapat kenaikan 43,97 persen, angka kematian naik 56 persen dan rawat inap naik 13,71 persen.

"Kasus aktif per 8 Juli sebanyak 359.455 kasus dengan kontribusi Jawa-Bali 76,98 persen dan non Jawa-Bali 23,02 persen," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Kemenko Perekonomian RI, Jumat (9/7).

Berdasarkan data-data itu, lanjut Airlangga, jumlah kota yang berada pada level assesmen 4 untuk di luar Jawa-Bali terus mengalami peningkatan.

"Per Juli tanggal 1 ada 30 kabupaten/kota, meningkat menjadi 43 kabupaten kota pada 5 Juli dan pada 8 juli meningkat lagi menjadi 51 kabupaten kota," jelasnya.

Jumlah kasus aktif juga mengalami peningkatan dari 50.513 kasus pada 27 Juni menjadi 67.891 kasus pada 5 Juli. Setelah itu, kenaikan kembali terjadi pada 8 Juli sebanyak 87.711 kasus.

"Dan kita lihat beberapa BOR (bed occupancy rate/keterisian tempat tidur isolasi) meningkat, walaupun di luar Jawa-Bali rata-rata alokasi (ruangan) dari rumah sakit 10-20 persen, jadi ini masih di bawah angka yang diminta Pak Menkes yakni 40 persen, sehingga tentunya BOR nya relatif tinggi di Lampung, Papua Barat, Kepri, Sumbar," urainya.

Lanjut Airlangga, dari hasil analisa dengan mempertimbangkan virus varian Delta, tercatat dari 43 kabupaten/kota yang dievaluasi secara harian ditemukan 19 kabupaten/kota dengan BOR di atas 65 persen, dan vaksinasi relatif di bawah 50 persen.
EDITOR: AHMAD SATRYO

ARTIKEL LAINNYA