Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Ketua DPD RI: Dokter Fresh Graduate Bisa Bantu Penuhi Layanan Kesehatan

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Senin, 12 Juli 2021, 20:54 WIB
Ketua DPD RI: Dokter Fresh Graduate Bisa Bantu Penuhi Layanan Kesehatan
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti /Ist
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyambut baik langkah RSUD dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur, yang akan merekrut dokter baru lulus, atau fresh graduate, untuk membantu memenuhi pelayanan kesehatan.

Menurut Senator asal Jawa Timur itu, tambahan tenaga dokter baru sangat dibutuhkan.

Ia berharap langkah RSD dr Soetomo dapat menjadi solusi dalam masalah pelayanan kesehatan, termasuk untuk pasien non Covid-19.

"Langkah yang diambil RSUD dr Soetomo Surabaya sangat tepat. Sebab, tambahan tenaga kesehatan dari dokter yang baru lulus pendidikan, atau fresh graduate, bisa membantu melayani pasien Covid-19 di masa darurat," kata LaNyalla, Senin (12/7).

Untuk mendukung hal tersebut, LaNyalla meminta pemerintah dan Kementerian Kesehatan untuk memberikan kemudahan.

"Terutama mempermudah kelengkapan administrasi Nakes, seperti kemudahan dalam memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan lainnya," tuturnya.

LaNyalla tak lupa menyampaikan pesan kepada para dokter-dokter baru tersebut untuk mengedepankan kesehatan.

Menginat mereka nantinya akan menjadi gadra terdepan dalam penanganan Covid-19

"Saya minta agar tingkatkan kehati-hatian agar tidak mudah terpapar virus dari pasien. Tetap utamakan kesehatan dan keselamatan," katanya

Mantan Ketua Umum PSSI ini menambahkan, perekrutan ini diharapkan dapat mengobati kesedihan atas banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.

"Di bulan Juli ini, Jawa Timur telah kehilangan 21 Dokter dari beberapa daerah. Yakni 6 dari Surabaya, 2 dari Situbondo, 2 dari Gresik, 3 dari Banyuwangi, 1 dari Sampang, 2 dari Sidoarjo, 1 Nganjuk, 2 dari Malang Raya, dan 2 dari Lamongan," katanya.

LaNyalla juga meminta jaminan keamanan dan keselamatan para Nakes dengan APD yang lengkap. Selain itu, ia mengimbau Nakes menghindari kelelahan yang berlebih.

"Hal ini perlu dilakukan. Manajemen waktu tugas yang perlu diperbaharui oleh rumah sakit," katanya.

ARTIKEL LAINNYA