Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Wacana Pemangkasan Bantuan Keuangan Bikin Pemkot Tangsel Ketar-ketir

LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Rabu, 14 Juli 2021, 03:42 WIB
Wacana Pemangkasan Bantuan Keuangan Bikin Pemkot Tangsel Ketar-ketir
Walikota Tangsel, Benyamin Davnie/Net
Wacana Pemerintah Provinsi Banten memangkas bantuan keuangan (Bankeu) untuk 8 kota/kabupaten membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel ketar-ketir.

Terlebih, dana bantuan dari Provinsi Banten akan dialokasikan untuk RSU Serpong Utara guna merawat pasien Covid-19.

"Itu Rp 30 miliar (dari Banten) kita alokasikan untuk RSU Serpong Utara, kita masih nunggu belum ada sinyal pencairan," kata Walikota Tangsel, Benyamin Davnie diberitakan Kantor Berita RMOLBanten, Selasa (13/7).

Benyamin juga khawatir jika pemangkasan Bankeu dari Provinsi Banten bisa menghambat pengoperasian RSU Serpong Utara.

"Itu yang saya khawatirkan, kalau bisa sih jangan (dipangkas). Karena untuk memenuhi kebutuhan RS Serpong Utara, kalau itu dipotong, dikurangi atau direfocusing lagi, wah saya eggak tahu dah," tandasnya.

Wacana pemangkasan bantuan keuangan sebelumnya disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Al Muktabar.

Bankeu untuk delapan Kabupaten dan Kota semula dianggarkan senilai Rp 425 miliar. Dengan rincian Kabupaten Serang Rp 70 miliar, Kabupaten Lebak Rp 65 miliar, Kabupaten Tangerang Rp 60 miliar, Kabupaten Pandeglang dan Kota Serang Rp 55 miliar.

Kemudian Kota Cilegon Rp 40 miliar, Kota Tangerang Selatan Rp 40 miliar, dan Kota Tangerang Rp 40 miliar.

Namun demikian, pos anggaran Bankeu dikoreksi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) saat evaluasi APBD 2021.

Pemerintah pusat meminta agar alokasi Bankeu dipangkas sebesar Rp95 miliar menjadi Rp330 miliar. Imbasnya pemotongan itu, alokasi Bankeu Kabupaten dan Kota dipangkas rata-rata Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA