Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Kosgoro 1957: Strategi KPC-PEN Berhasil Pertahankan Keseimbangan Ekonomi Di Masa Pandemi Covid-19

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 23 Juli 2021, 13:32 WIB
Kosgoro 1957: Strategi KPC-PEN Berhasil Pertahankan Keseimbangan Ekonomi Di Masa Pandemi Covid-19
Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Dave Laksono/Net
Kinerja pemulihan ekonomi dan kesehatan yang dilakukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) berjalan cukup baik.

Keberhasilan pemulihan kesehatan masyarakat agar pergerakan perekonomian bergerak naik yang ditunjang dengan menjamin ketersediaan vaksin serta kegiatan vaksinasi dengan target satu juta vaksin per hari, menjadi salah satu bukti keberhasilan KPC-PEN yang dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Penilaian itu disampaikan Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Dave Laksono dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (23/7).

"Strategi penanganan pandemi Covid-19 serta dampak ekonomi yang dilakukan oleh KPC-PEN dengan mempertahankan keseimbangan antara penanggulangan pandemi sekaligus memulihkan ekonomi nasional yang terdampak menunjukkan hasil yang relatif baik," kata Dave Laksono.

Anggota Komisi I DPR RI itu juga meyakini, pemerintah dalam hal ini KPC-PEN terus berupaya menyeimbangkan kepentingan pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi.

“Di satu sisi penanganan Covid-19 dan di sisi lain ada aspek pemulihan ekonomi. Ini sifatnya fleksibel dan dinamis serta memperhatikan perkembangan data dan angka di lapangan," katanya.

"Dengan kondisi saat ini, saya melihat KPC-PEN prinsip utamanya adalah memprioritaskan aspek kesehatan. Sehingga nantinya setelah kasus Covid-19 melandai, program ekonomi bisa didorong kembali,” tuturnya.

Dalam kaitan itu, lanjutnya, bisa dilihat saat ini adalah capaian pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun 2021 menunjukkan trend yang positif.

Sehingga, diharapkan pada kuartal kedua nantinya bisa memenuhi target pertumbuhan sebesar 7 persen seperti yang sudah ditargetkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Apalagi ekspor dan impor Indonesia kita mengalami surplus. Tren ini menunjukkan aktivitas ekonomi di Indonesia terus berlanjut pulih. Meski di tengah pandemi Covid-19, performa neraca perdagangan Indonesia masih cukup impresif," urainya.

Pada bagian lain, legislator partai Golkar ini juga melihat aktivitas dan mobilitas masyarakat menjadi terbatas pada masa PPKM Darurat saat ini. Sehingga masyarakat dan UMKM tentunya membutuhkan bantuan untuk menopang perekonomian mereka.

Ia berharap dalam masa pandemi Covid-19 ini, seluruh elemen bangsa Indonesia bersatu bergotong-royong mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Masih kata Dave Laksono, dia juga meminta pemerintah terus menyosialisasikan tentang pentingnya vaksinasi dan manfaat vaksin bagi kesehatan.

Harapan itu, salah satunya kepada Kominfo dan Bareskrim Polri melalui virtual police meningkatkan pengawasan terhadap konten-konten dan narasi di media sosial.

"Langkah itu agar materi yang disampaikan tidak disinformasi ataupun hoax, khususnya terkait dengan penyelenggaraan program vaksinasi Covid-19 yang ditujukan untuk menanggulangi pandemi," pungkasnya.

ARTIKEL LAINNYA