Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Lestari Moerdijat: Tren Kasus Covid-19 Menurun Harus Perkuat Upaya Pencegahan

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Minggu, 08 Agustus 2021, 21:39 WIB
Lestari Moerdijat: Tren Kasus Covid-19 Menurun Harus Perkuat Upaya Pencegahan
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat/Net
Penurunan jumlah kasus aktif positif virus corona baru (Covid-19) di sejumlah provinsi, harus segera diikuti dengan upaya preventif yang masif agar terjadi percepatan penurunan kasus di tanah air.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat terkait menurunya angka pasien positif Covid-19 di beberapa wilayah, Minggu (8/8).

"Sejumlah pemerintah provinsi yang di wilayahnya sudah terlihat tren penurunan kasus aktif Covid-19, saya kira harus terus memperkuat sejumlah upaya preventif agar tren penurunan kasus terus berlanjut," kata Lestari.

Menurut politisi Partai Nasdem ini, catatan yang menggembirakan tersebut harus diikuti dengan upaya preventif yang semakin masif agar tren penurunan kasus aktif tidak berhenti dan berbalik meninggi.

Rerie, sapaan akrab Lestari, menilai upaya preventif seperti disiplin menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19 memerlukan dukungan penuh dari masyarakat.

Dengan begitu, masyara bersedia memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Selain itu juga bersedia divaksin Covid-19.

Tugas para pemangku kepentingan, menurut Rerie, cukup berat di satu sisi harus mampu mengajak masyarakat disiplin menjalankan prokes dan bersedia divaksin Covid-19.

Di sisi lain, jelas anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, para pemangku kepentingan juga harus menyiapkan segala fasilitas dan sarana untuk mendukung terwujudnya upaya preventif tersebut.

Rerie menjelaskan bahwa ketersediaan vaksin sesuai kebutuhan dan pengawasan pelaksanaan kebijakan yang konsisten wajib dilakukan.

Selain itu, tegas Rerie, para pemangku kepentingan di pusat dan daerah juga harus secara konsisten meningkatkan upaya testing, tracing dan treatment (3T) sesuai target yang telah ditetapkan.

Karena, tambah Ririe, mengetahui lebih dini status kesehatan masyarakat lewat testing dan tracing yang masif, akan sangat membantu pemerintah mencegah terjadinya penyebaran paparan virus korona lebih luas lagi.

Rerie sangat berharap terjadinya tren penurunan kasus aktif di sejumlah provinsi tidak direspon dengan euforia hingga mengabaikan protokol kesehatan.

Menurutnya, masyarakat harus menghadapi dengan komitmen yang tinggi, baik pemerintah pusat, daerah dan masyarakat.

Saat daerahnya kasusnya menurun, Rerie, berharap Pemda mempersiapkan mekanisme perlindungan masyarakat dari paparan virus korona. Tujuannya, untuk mengantisipasi pandemi Covid-19 yang diperkirakan berlangsung lama.

"Tampaknya perilaku masyarakat dan para pemangku kepentingan harus segera diubah, dari sikap yang abai menjadi peduli terhadap kesehatan dan lingkungannya, agar bisa meningkatkan daya adaptasi kita di masa pandemi ini," jelas Rerie.

Data Satuan Tugas (Satgas) penanganan virus corona baru (Covid-19) Per Minggu (8/8) hingga pukul 12.00 WIB kasus aktif mengalami penurunan sejumlah 23.591 kasus.

Total hingga saat ini ada 474.233 kasus aktif yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk suspek atau istilah pengganti pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 238.648 orang. Satgas Covid-19 juga melansir data tambahan kasus dalam sehari sebanyak 26.415 orang.

ARTIKEL LAINNYA