Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Peringati Haul ke-12, Cak Imin Ajak Teladani Spirit Perjuangan Gus Dur

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Senin, 23 Agustus 2021, 05:30 WIB
Peringati Haul ke-12, Cak Imin Ajak Teladani Spirit Perjuangan Gus Dur
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat peringatan Haul ke-12 Gus Dur/Net
Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) memperingati Haul ke-12 Presiden ke-4 RI yang juga pendiri PKB KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu malam (22/8).

Dalam sambutannya secara virtual, Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani spirit perjuangan Gus Dur.

"Keteladanan beliau sudah banyak kita baca, kita dengar, dan kita teladani, kita ikuti jejak perjuangan politik beliau,” ujar Cak Imin yang hadir secara virtual dari Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Dikatakan Cak Imin, salah satu yang membuat dirinya percaya diri dalam berjuang di jalur politik karena Gus Dur telah menanamkan rasa percaya diri yang cukup kuat.

”Itu cukup kuat untuk menjadi modal berjuang. Bahkan ketika kita awal-awal berkumpul bersama beliau (ketika mendirikan PKB), kadang tidak percaya diri melihat realitas kultural kita yang sangat marjinal. Gus Dur senantiasa menjawab percaya diri. Gus Dur bilang ‘sejarah akan membuktikan. Biarkan saja karena mereka tidak mengerti, mereka tidak memahami, tapi sejarah akan membuktikan,” ujarnya.

Dia menceritakan ketika memberikan laporan kepada Gus Dur betapa sinisnya arus kekuatan politik lain terhadap gerakan Gus Dur ketika awal mendirikan PKB.

"Mereka menganggap kita enteng di Forum Demokrasi, Gus Dur bilang, mereka tidak tahu urusan. Mereka tidak mengerti. Mereka akan mengerti bahwa NU lah yang akan bisa menata bangsa ini. Mereka tidak mengerti urusan. Kitalah yang mengerti. Itulah cara Gus Dur mengajarkan kepada kita rasa cara percaya diri,” ucapnya.

Sejarah kemudian Gus Dur akhirnya terpilih sebagai Presiden ke-4 RI. Dikatakan Cak Imin, Gus Dur meninggalkan banyak warisan yang harus terus dilanjutkan perjuangannya.

"Hari ini terbukti, di tengah krisis, kesulitan, saya yakin pemerintah negara ini tidak mampu berdiri sendiri tanpa mengajak kekuatan masyarakat untuk terlibat dalam partisipasi mengatasi keadaan,” tutur Gus Muhaimin.

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra ini mencontohkan, program vaksinasi nasional akan berhasil jika semua kekuatan terlibat. Sebab kalau hanya mengandalkan pemerintah atau negara maka akan terlambat.

”Gus Dur mengajarkan politik partisipatoris, mengajak keterlibatan semua kalangan menjadi energi kemajuan yang luar biasa. Ketika Gus Dur bersama para kiai yang tergabung dalam Bina Desa, salah satu motto utamanya adalah keterlibatan, partisipasi, keikutsertaan masyarakat untuk tumbuh bersama. Itu spirit demokrasi yang sangat relevan hari ini,” urainya.

Cak Imin mengatakan Gus Dur telah memberikan catu jalan, rute, atau model dan jejak perjuangan tentang keterlibatan semua pihak dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa.

"Bahwa dalam politik yang inklusif, semua tidak bisa menggantungkan satu sumber pemerintahan atau negara saja. Kita punya kesempatan untuk terlibat menjadi bagian perbaikan keadaan ini. Ini menjadikan kita semakin percaya diri. Kalau kita bisa mejalar dengan kekuatan-kekuatan lain maka kita akan bisa mengatasi keadaan sulit ini dan menyukseskan pembangunan dan kemajuan bangsa ini,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan Haul ke-12 Gus Dur yang digelar pada 14 Muharram 1443 H, Gus Muhaimin menjelaskan bahwa ada beberapa alasan. Pertama untuk mendapatkan berkah Bulan Muharram.

”Kedua, biar terus ramai. Yang memperingati pada Desember sudah banyak, supaya dalam satu tahun terus ada yang meramaikan, mengingat, menelusuri, me-review, meneladani jejak keteladanan, nilai-nilai dan amanah beliau dalam berjuang melalui partai politik dan ahlussnunnah waljamaah,” katanya.

Dalam peringatan Haul ke-12 tahun ini, DPP PKB menggelar sejumlah kegiatan antara lain santunan anak yatim dan pembacaan doa, khataman Alquran, yasin dan tahlil. ”Semoga doa-doa kita diterima dan kita hadiahkan kebada almagfurlah Gus Dur yang jasanya luar biasa bagi Indonesia, bagi dunia, dan bagi perjuangan NU dan PKB,” tutupnya.

Peringatan Haul ke-12 Gus Dur itu turut dihadiri sejumlah tokoh antara lain Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim Iskandar, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid serta sejumlah elite PKB seperti Hanif Dhakiri, Faisol Reza, KH Yusuf Chudlori dan KH Manarul Hidayat. Budayawan Sudjiwo Tedjo juga turut meramaikan.

Selain itu hadir secara virtual Menko Polhukam Mahfud MD, akademisi Gus Nadirsyah Hosen, dan dalang Ki Haryo Enthus Susmono.

EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA