Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Impor Pangan di Saat Petani Panen Menyimpang dari Ideologi Pancasila

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Minggu, 29 Agustus 2021, 10:46 WIB
Impor Pangan di Saat Petani Panen Menyimpang dari Ideologi Pancasila
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim/Net
Kebijakan impor pangan memang kebijakan yang penting dilakukan di saat stok dalam negeri sedang menipis. Namun sebaliknya, jika impor dilakukan di saat petani panen, maka harga produk pertanian hancur.

Begitu tegas Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim menanggapi video seorang petani yang merusak tanaman cabai karena harga cabai yang murah.

“Siklus impor yang salah bukan semata teknis kebijakan, tapi disebabkan ideologi yang menyimpang dari Pancasila,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Minggu (29/8).

Politisi PKB ini tegas menyatakan bahwa Pancasila tidak pernah mengajarkan untuk membuat sengsara para petani. Atas alasan itu, dia menilai bahwa kebijakan impor di saat panen yang merugikan petani tidak pancasilais.

“Apakah Pancasila ajarkan untuk sengsarakan petani?” tuturnya.

ARTIKEL LAINNYA