Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Luhut: Citarum Harum Tentukan Kualitas Hidup 18 Juta Orang

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Selasa, 07 September 2021, 21:56 WIB
Luhut: Citarum Harum Tentukan Kualitas Hidup 18 Juta Orang
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat tinjau kantor Satgas Citarum Harum Bandung/RMOLJabar
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penanganan daerah aliran sungai (DAS) Citarum akan menentukan nasib dan kualitas hidup 18 juta orang yang tinggal di sepanjang aliran dan generasi mendatang.

Menurutnya, DAS Ciatrum sedang dalam kondisi tercemar bahkan dulu tergolong berat. Luhut tidak ingin 18 juta orang di bantaran Citarum memakan ikan yang tercemar.

Orang yang makan ikan tercemar, dikatakan Luhut akan berdampak jangka panjang seperti penyakit degeneratif.  

“Pengotoran akibat limbah industri itu bisa ikan yang memakan. Kemudian dimakan masyarakat yang bisa meninggalkan generasi bermasalah,” ucap Luhut di kantor Satgas Citarum Harum Bandung seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (7/9).

“Jadi jangan sampai pencemaran merusak generasi yang akan datang, saya motivasi ini. Program Citarum ini bekerja untuk kemanusiaan. Anda jangan bekerja untuk proyek tapi ini adalah proyek kemanusiaan,” tambahnya.

“Kita tidak ingin melihat generasi kita dari Jawa Barat rusak karena pencemaran tadi,” ungkapnya.

Luhut meminta jajaran Satgas Citarum yang meliputi gubernur, Kapolda, dan pangdam serta 13 kepala daerah yang teraliri Citarum untuk terus memelihara kerja tim yang saat ini sudah terjalin bagus.

“Dansatgas, para Dansektor, polda, pangdam ini harus dipelihara (kekompakan) karena alam ini akan bicara pada kita kalau kita tidak ramah pada lingkungan, nanti alam yang akan menghukum kita semua dan saya percaya masalah itu,” tuturnya.

Luhut mengapresiasi kepemimpinan Dansatgas Ridwan Kamil yang telah memastikan kondisi Sungai Citarum yang sudah berada di level cemar ringan.

“Oleh karena itu saya minta pada pada tim komandan sektor, Panglima tolong lihat lagi industri-industri itu, jangan main-main lagi. Mereka jangan lagi membuang limbah ke sungai karena nanti bisa merusak generasi yang akan datang,” tandasnya.

ARTIKEL LAINNYA