Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Nasdem Amini Persoalan Inti Kebakaran Lapas Tangerang karena Over Capacity

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Kamis, 09 September 2021, 17:27 WIB
Nasdem Amini Persoalan Inti Kebakaran Lapas Tangerang karena Over Capacity
Kondisi Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang pasca kebakaran/Net
Kelebihan kapasitas atau over capacity dan juga gedung lapas yang tidak terawat dengan baik dan benar menjadi salah satu permasalahan serius lembaga permasyarakat (Lapas) di Indonesia.

Begitu yang disampaikan oleh anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari dalam menyoal terbakarnya Lapas Klas I Tangerang Banten yang menelan sedikitnya 43 warga binaan dan juga puluhan mengalami luka berat dan ringan, dalam acara diskusi virtual Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Duka Terbakarnya Lapas Tangerang" yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/9).

"Kenapa saya bilang over kapasitas ini berkontribusi terhadap permasalahan-permasalahan yang yerjadi. Yang pertama, kita menyadari bahwa banyak gedung-gedung lapas adalah gedung tua, dan beberapa di antaranya bahkan gedung yang dipergunakan sejak peninggalan masa kolonial,” kata Taufik Basari.

Menurutnya, perawatan pada gedung-gedung Lapas di seluruh Indonesia perlu perhatian serius dari pemerintah untuk mencegah insiden terbakarnya lapas di Tangerang tidak terulang kembali.

"Nah, oleh karena itu terkait masalah perawatannya tidak bisa memang suatu hal yang sederhana perawatan untuk gedung lapas ini beda dengan perawatan dengan gedung lainnya,” katanya.

Legislator dari Fraksi Nasdem ini menambahkan, over capacity dan juga perawatan gedung yang memadai belum cukup jika sistem keamanan di dalam lapas tidak terjamin dengan baik.

"Kalau gedung lainnya kita bisa lakukan perawatan itu kapan saja karena kalau di lapas berrbeda ada warga binaan yang di dalam yang ahrus kita perhitungkan keamanannya kemudian ditambah lagi over capacity sehingga membuat perawatan itu pun tidak mudah untuk dilakukan,” ujarnya.

Pihaknya mengapresiasi pernyataan jujur Menteri Hukum dan HAM Yasonna F Laoly yang mengakui bahwa perawatan gedung Lapas Klas I Tangerang tidak maksimal dilakukan sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran di dalam lapas tersebut.

"Saya menghargai kejujuran Pak Menteri Hukum dan HaM yang mengakui bahwa memang untuk di LP tangerang sendiri belum dilakukan perawatan pengecekan instalasi listrik dan sebagainya selama bertahun-tahun itu merupakan pengakuan yang menurut saya patut kit ahargai karena Pak Menteri tidak berkelit Pak Menteri tidak mengakui ada kekurangan. Bedasarkan kekurangan ini maka kita harus carikan langkah-langkah untuk perbaikannya,” tandasnya.

EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA