Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Pujian Gibran pada Anies Masih Jauh Jika Dikaitkan ke Pilpres

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Senin, 13 September 2021, 10:58 WIB
Pujian Gibran pada Anies Masih Jauh Jika Dikaitkan ke Pilpres
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net
Sanjungan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam penanganan Covid-19 dinilai sangat jauh jika dikaitkan dengan Pilpres 2024.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, masih terlalu jauh jika pujian dari putera sulung Presiden Joko Widodo ke Anies itu dalam rangka menyongsong Pilpres 2024. Sebab, elektabilitas Gibran terbilang masih jauh di bawah rata-rata tokoh lain.

"Kalau maju Pilpres 2024 Gibran masih jauh. Karena elektabilitasnya tak ada," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (13/9).

Namun demikian, kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, tidak menutup kemungkinan juga jika Gibran "dipaksakan" untuk maju Pilpres 2024 mendatang. Mengingat, Gibran maju Pilwalkot Solo pun sempat mengagetkan masyarakat.

Terlebih, Gibran merupakan anak sulung dari orang nomor satu di Indonesia saat ini dan menjelang pelaksanaan Pilkada 2024 ia masih menjabat Presiden.

"Kalau Gibran dipaksakan (maju Pilpres 2024) ya bisa saja. Karena Ayahnya (Jokowi) masih jadi Presiden ketika pelaksanaan pilpres nanti," demikian Ujang Komarudin.

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka memuji kinerja Pemprov DKI Jakarta setiap kali rapat membahas penanganan Covid-19 di daerahnya.

"Jadi mumpung ada Pak Wagub di sini, saya curhat sedikit ya, Pak, jadi kami di Solo tiap kali kami rapat Covid-19 yang saya jadikan percontohan pasti Jakarta," kata Gibran saat hadir sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna di acara donor darah dan plasma konvalesen yang digelar PWNU DKI Jakarta dan PMI DKI Jakarta pada Sabtu (11/9).

Di DKI Jakarta, masih kata Gibran, stok plasma darah yang diambil dari para penyintas Covid-19 melimpah.

"Sekali lagi ini luar biasa sekali, kerja keras dari Pak Anies, Pak Riza, untuk Jakarta, ini benar-benar jadi percontohan untuk kami yang ada di daerah," ujarnya.

ARTIKEL LAINNYA