Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara Tepat

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Jumat, 17 September 2021, 16:37 WIB
Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara Tepat
Anggota DPD RI, Fahira Idris/Net
Langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang tidak mengajukan banding dan akan menjalankan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang mengabulkan gugatan Koalisi Ibukota terkait polusi udara mendapat dukungan dari anggota DPD RI, Fahira Idris.

Menurutnya, tuntutan Koalisi Ibukota tentang pemenuhan hak atas udara bersih, lingkungan hidup yang bersih dan sehat di ibukota adalah keinginan semua warga serta menjadi visi besar dan prioritas Pemprov DKI Jakarta.

“Saya mengapresiasi dan mendukung kebesaran hati Pemprov DKI Jakarta terhadap tuntutan warganya. Tuntutan warga ini juga sejalan dengan visi yang saat ini sedang ditempuh Pemprov DKI Jakarta melalui berbagai program dan terobosan agar udara Jakarta lebih baik dan sehat,” kata senator DKI Jakarta di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (17/9).

Fahira Idris mengungkapkan, berdasarkan pengawasan yang dilakukannya selama tiga tahun terakhir ini, paradigma pembangunan di Jakarta sudah mulai mengedepankan environmental ethic atau etika lingkungan di mana setiap kebijakan dan program pembangunan berupaya selalu selaras dengan keseimbangan alam, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Selain melakukan berbagai pendekatan multisektor yang memperketat pengendalian sumber pencemaran udara dan mengoptimalkan fungsi penghijauan, terobosan besar Pemprov DKI Jakarta untuk menghadirkan udara bersih di ibukota adalah investasi besarnya dalam sektor transportasi publik untuk mendorong perubahan gaya hidup warga dari naik kendaraan bermotor pribadi menjadi naik transportasi umum.

Menurut Fahira, salah satu penyumbang terbesar polusi udara di Jakarta berasal gas buang (emisi) dari kendaraan bermotor atau yang lebih dikenal sebagai asap knalpot. Tingginya penggunaan kendaraan bermotor pribadi di Jakarta menjadi tantangan besar untuk menghadirkan udara bersih di Jakarta.

“Walau masih harus terus ditingkatkan, hasilnya sudah mulai dapat kita lihat saat ini. Transportasi publik di Jakarta yang sudah terintegrasi, terjangkau, aman dan nyaman secara signifikan meningkatkan jumlah pengguna transportasi publik,” pungkas Fahira.

ARTIKEL LAINNYA