Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Soal Sentul City, Fadli Zon: Pak Jokowi Ajak Masyarakat jadi Petani tapi Tanahnya Dikuasai Korporasi

LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Minggu, 19 September 2021, 03:21 WIB
Soal Sentul City, Fadli Zon: Pak Jokowi Ajak Masyarakat jadi Petani tapi Tanahnya Dikuasai Korporasi
Anggota Komisi I DPR RI Gerindra, Fadli Zon/Net
Kediaman aktivis Rocky Gerung yang bakal digusur oleh pengembang Sentul City mengingatkan Anggota DPR RI Fadli Zon dengan pernyataan Presiden Jokowi yang mengajak masyarakat menjadi petani.

Saat turun langsung ke rumah Rocky sebagai legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor, Fadli mengaku banyak dikeluhkan oleh masyarakat soal sengkarut lahan di Bogor suatu ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Fadli menyebut dalam kasus dan permasalahan lahan yang terjadi, petani yang selalu menjadi korban dari kasus ini.

“Waktu saya masih Wakil Ketua, setiap minggu saya selalu menerima tumpukan aspirasi sengketa lahan, korbannya banyak petani. Saat ini petani kita penguasaan lahannya di bawah 0,2 persen, sementara pak Jokowi mengajak dan mengimbau masyarakat untuk mau jadi petani, petani muda tapi tanahnya di mana kalau banyak tanah dikuasai korporasi,” kata Fadli saat mengunjungi rumah Rocky Gerung, Sabtu (18/9).

Politikus Gerindra itu menyampaikan, saat pertemuan di Rumah Rocky, hadir juga perwakilan RT, RW, tokoh masyarakat, dan juga warga yang mengaku sudah tinggal lama di Bojong Koneng.

Ia bahkan mengungkapkan, terdapat warga yang sudah tinggal di Desa Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu sejak tahun 1935 atau 10 tahun sebelum Indonesia Merdeka.

“Ada juga yang tinggal di sini sejak 1935 sepuluh tahun sebelum Indonesia Merdeka,” kata Fadli.

Rata-rata keluhan mereka sama yakni menginginkan sertifikat atas tanah yang sudah mereka tempati.

“Jumlahnya ada banyak, ribuan kali. Saya juga minta kepada mereka untuk mengumpulkan bukti-bukti, karena mereka juga membayar PBB,” pungkas Fadli.
EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA