Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Jokowi akan Buktikan No One Left Behind Tidak Hanya Lip Service saat Indonesia jadi Presidensi G-20

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Kamis, 23 September 2021, 09:37 WIB
Jokowi akan Buktikan No One Left Behind Tidak Hanya Lip Service saat Indonesia jadi Presidensi G-20
Presiden Joko Widodo di Sidang Umum PBB/Net
Negara yang tergabung dalam G-20 akan diarahkan untuk bekerja demi kepentingan semua negara akan dilakukan Indonesia, yang di tahun 2022 akan memegang Presidensi G-20.

Penegasan ini disampaikan langsung Presiden Joko Widodo saat berpidato di sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-76 PBB, Kamis (23/9).

Indonesia, kata Jokowi, juga akan menjadikan inklusivitas sebagai prioritas utama kepemimpinan nanti. Indonesia akan membuktikan no one left behind tidak sekadar lip service.

“Ini komitmen Indonesia untuk membuktikan no one left behind,”  tegasnya seperti diberitakan laman Setkab.

“Indonesia akan berupaya agar G-20 dapat bekerja untuk kepentingan semua, untuk negara maju dan berkembang, Utara dan Selatan, negara besar dan kecil, negara kepulauan dan pulau kecil di Pasifik, serta kelompok rentan yang harus diprioritaskan,” sambung Jokowi.

Fokus selanjutnya adalah ekonomi hijau dan berkelanjutan juga akan menjadi prioritas. Indonesia merupakan negara yang memiliki nilai yang strategis dalam isu perubahan iklim, untuk itu Presiden Jokowi memastikan bahwa Indonesia terus bekerja keras memenuhi komitmennya.

“Pada tahun 2020, Indonesia telah berhasil menurunkan kebakaran hutan sebesar 82 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laju deforestasi turun signifikan, terendah dalam 20 tahun terakhir. Dalam tatanan global, Indonesia ingin mengedepankan burden sharing, berbagi beban,” bebernya.

Untuk menghadapi agenda bersama dunia yang sangat berat, Indonesia kembali menyampaikan harapan dan dukungannya terhadap multilateralisme. Menurut Presiden Jokowi, multilateralisme yang efektif dengan kerja dan hasil yang konkret harus terus dikawal bersama.

Let us work together, to recover together, recover stronger,” tutup Jokowi.

ARTIKEL LAINNYA