Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Optimalkan Potensi Wisata Papua, Sandiaga Uno Percepat Pembangunan Politeknik Pariwisata

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Kamis, 23 September 2021, 18:50 WIB
Optimalkan Potensi Wisata Papua, Sandiaga Uno Percepat Pembangunan Politeknik Pariwisata
Menparekraf Sandiaga Uno saat telepon Mendibudristek, Nadiem Makarim/RMOL
Pengembangan pendidikan di Papua terus dikembangkan untuk percepatan pembangunan industri pariwisata. Salah satunya dengan mendorong hadirnya sekolah pariwisata atau Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di sana.

Untuk mempercepat hadirnya Poltekpar di Papua, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno langsung menghubungi Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.

Dia memghubungi Nadiem melalui telepon disela kunjungannya ke Jayapura, Papua.

"Kita Gercep dan konkret saja. Langsung menelepon Bro Menteri Nadiem Makarim untuk mendorong segera hadirnya Poktekpar di Papua," kata Sandiaga dalam keterangannya, Kamis (23/9).

Sandiaga mengatakan, potensi pariwisata di Papua sangat luar biasa. Namun demikian, potensi itu belum dikembangkan secara optimal lantaran keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di sana.

Dalam pembicaraan itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini, mengajak Nadiem untuk berkunjung ke Papua untuk melihat langsung betapa saat ini SDM yang berkualitas dibutuhkan untuk menggarap potensi yang ada.

"Anda harus ada di sini untuk melihat pariwisata di sini sangat potensial tapi SDM nya tidak mendukung. Dan konsep merdeka belajar yang anda usung dengam berbagai uoskilling itu cocok diterapkan di sini," katanya.

Lebih lanjut, mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu berharap akan segera tercipta SDM yang berkualitas dan berdaya saing di Papua untuk mengelola kekayaan sumber daya alam yang luarbiasa.

"Mohon doa dan dukungannya karena ini sebagai bentuk keseriusan kami memberikan perhatian dan menghadirkan pemerataan pendidikan serta ekonomi di timur Indonesia, Papua tercinta," demikian Sandiaga.

ARTIKEL LAINNYA