Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Firli Bahuri Tegaskan Pentingnya Politik yang Berintegritas di Hadapan Politisi 11 Parpol

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Selasa, 28 September 2021, 15:15 WIB
Firli Bahuri Tegaskan Pentingnya Politik yang Berintegritas di Hadapan Politisi 11 Parpol
Ketua KPK Firli Bahuri saat membuka acara sosialisasi politik cerdas berintegritas (PCB) di hadapan pimpinan dan perwakilan 11 partai politik di tingkat Kabupaten/Kota,di Provinsi Jambi/Ist
Politik yang berintegritas merupakan dasar untuk mewujudkan tujuan nasional yang bebas dari korupsi.

Begitu yang ditegaskan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dalam pembukaan acara sosialisasi politik cerdas berintegritas (PCB) di hadapan pimpinan dan perwakilan 11 partai politik di tingkat Kabupaten/Kota, baik yang hadir secara langsung di Kantor Gubernur Jambi maupun yang mengikuti secara virtual, Selasa (28/9).

Dalam acara yang dihadiri 11 partai politik yaitu PKB, Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, PKS, PPP, PAN, Partai Demokrat, Perindo dan Partai Berkarya, Firli menegaskan pentingnya menerapkan politik yang berintegritas sebagai dasar untuk mewujudkan tujuan nasional.

"Apapun politik yang rekan-rekan jalankan, perlu untuk memiliki politik yang berintegritas," tegas Firli.

Karena kata Firli, sebagai anak bangsa, tidak dapat melepaskan diri dari tanggung jawab untuk turut serta dalam mewujudkan tujuan nasional.

"Saya titip mau pakai baju warna apa pun, hijau, merah, kuning, biru atau lainnya, status kita sebagai anak bangsa tetap satu tujuan negara untuk membangun jiwa dan badannya untuk Indonesia," jelas Firli.

Untuk mencapai tujuan itu, maka setiap orang membutuhkan politik. Firli pun mendefinisikan politik secara sederhana sebagai sebuah upaya untuk menemukan, mendapatkan, mengembangkan dan memelihara kekuasaan.

Menurut Firli, tidak ada orang yang mencapai tujuan tertentu tanpa politik. Pun demikian dengan eksekutif dan legislatif dalam menjalankan tugas dan fungsinya mewujudkan tujuan negara.

Karenanya, Firli meminta kepada para politisi yang hadir untuk mengevaluasi sejauh mana perannya dalam mendorong kemajuan masyarakat di Jambi.

"Kemarin saya sampaikan 7 indikator kesejahteraan umum. Ketujuh indikator tersebut merupakan andil semua pihak dan kerja keras semua rekan yang duduk di legislatif dan eksekutif," kata Firli.

Ketujuh indikator itu kata Firli adalah, persentase angka kemiskinan, pengangguran, kematian ibu melahirkan, kematian bayi, indeks pembangunan manusia, pendapatan perkapita, dan angka genio ratio.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran KPK untuk memberikan materi kepada para politisi peserta sosialisasi PCB.

"Kami berharap kehidupan berpolitik kita ke depan semakin cerdas, intelektual dan memiliki integritas tinggi dalam rangka mencegah korupsi di Jambi ini," kata Al Haris.

PCB sendiri merupakan salah satu program penguatan integritas di sektor politik yang dikembangkan KPK sejak 2016. Tidak hanya ditujukan kepada politisi dan partai politik, tetapi juga kepada penyelenggara dan pengawas pemilu.

Selain itu, PCB juga menyasar mahasiswa dan pelajar sebagai upaya peningkatan literasi dan kesadaran politik masyarakat sebagai pemilik suara.

EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA