Children in the DPR Korea
Children in the DPR Korea
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Prabowo Subianto: Kebutuhan Alutsista Harus Ciptakan Kemandirian Industri Dalam Negeri

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 06 Desember 2021, 19:50 WIB
Prabowo Subianto: Kebutuhan Alutsista Harus Ciptakan Kemandirian Industri Dalam Negeri
Prabowo Subianto menyempatkan menyapa pekerja galangan kapal di sela peresmian peluncuran Kapal Cepat Rudal buatan PT PAL Indonesia/RMOL
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi terhadap anak bangsa di jajaran PT PAL Indonesia.

Apresiasi disampaikan Prabowo atas keberhasilan membangun kapal cepat rudal (KCR) yang akan digunakan oleh TNI Angkatan Laut.

Hal tersebut disampaikan Menhan Prabowo Subianto disela peresmian peluncuran Kapal Cepat Rudal buatan PT PAL Indonesia (Persero), di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (5/12).

“Rasa bangga dan hormat setinggi-tingginya pada seluruh pekerja galangan kapal dan jajaran direksi PT PAL Indonesia atas kerja keras dan dedikasi kepada bangsa dan negara melalui pembangunan kapal cepat rudal yang telah diluncurkan hari ini," kata Prabowo di laman Facebook miliknya, Senin (6/12).

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, pembuatan kapal cepat rudal merupakan tanggung jawab negara sesuai amanat undang undang yang bertujuan untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

Melalui pembangunan kapal cepat rudal, lanjutnya, menjadi bukti bahwa anak bangsa telah memiliki SDM yang memiliki kualitas dalam upaya modernisasi alutsista nasional secara mandiri.

"Kebutuhan alutsista harus menciptakan kemandirian industri pertahanan dalam negeri. Industri pertahanan harus bangkit dan menjadi motor penggerak roda perekonomian bangsa Indonesia. Indonesia aman, ekonomi tumbuh," tuturnya.

Sebelumnya, PT PAL Indonesia (Persero) telah membangun empat unit platform KCR 60 Meter, yaitu KRI Sampari-628, KRI Tombak-629, KRI Halasan-630, dan KRI Kerambit-627.

Setelah diluncurkan, KCR 60 Meter kelima ini selanjutnya akan menjalani berbagai serangkaian proses pengujian dari para ahli dan teknisi, sebelum diserahterimakan kepada TNI AL sebagai pengguna.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA