Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Dibantu BPKH Rp 5 Miliar, MUI Resmikan Wisma Khadimul Ummah

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Kamis, 30 Desember 2021, 15:57 WIB
Dibantu BPKH Rp 5 Miliar, MUI Resmikan Wisma Khadimul Ummah
Ketua Umum MUI bersama jajajarannya saat meresmikan gedung baru Wisma Khadimul Ummah, Kamis (30/12)/Ist
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Miftachul Akhyar meresmikan gedung baru yang dinamakan Wisma Khadimul Ummah, Kamis (30/12). Gedung baru itu berlokasi di Jalan Matraman Dalam II Nomor 16 Kelurahan Pegangsaan Menteng, Jakarta Pusat.  

Pria yang karib disapa Kiai Mif ini mengaku bersyukur MUI sudah memiliki gedung baru. Sebab, selama ini gedung yang menjadi pusat pergerakan MUI berada di Jalan Proklamasi berstatus pinjaman.

Menurut Ulama yang juga Rais Aam PBNU ini, banyak lembaga dan komisi yang belum mendapatkan tempat yang layak. Padahal, tugas pelayanan umat terus harus dilakukan.

“(Lembaga dan komisi itu) tidak jelas kantornya. Ini tidak efektif dan menunjukkan kesulitan. Sementara tugas pelayanan umat terus dituntut peripurna dan berkesinambangan," demikian kata Kiai Mif.

Kiai Mif berharap, kehadiran gedung baru ini semakin memacu kinerja pelayanan untuk umat.

“Khadimul ummah tetap jadi merk yang melekat sehingga menghasilkan kinerja yang angkat derajat umat secara keseluruhan,” ujar dia.

Sementara itu, anggota Badan Pelaksana (BP) BPKH Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko, Acep Riana Jayaprawira, mengatakan BPKH melalui Program Kemaslahatan memberikan dukungan berupa bantuan pembangunan Gedung Wisma Khadimul Ummah MUI dengan total nominal bantuan sebesar Rp 5,002 miliar.

Dia mengatakan, bantuan untuk pembangunan Gedung Wisma Khadimul Ummah MUI ini merupakan komitmen BPKH dalam meningkatkan kemaslahatan umat. Apalagi, gedung baru nantinya akan menampung 32 lembaga dibawah naungan MUI.

Lebih lanjut, dia mengatakan sepanjang 2021 ini, BPKH dan MUI telah bersinergi dan bekerjasama dalam penyaluran program kemaslahatan di antaranya Program Kemaslahatan sinergi dengan MUI pada 2021 dengan total sekitar Rp 12,3 miliar.

Detail kucuran bantuan itu, antara lain: pembangunan Wisma Khadimul Ummah melalui Baznas Rp 5,002 miliar. Kedua, bantuan kepada 56 ormas Islam di bawah naungan MUI sebesar Rp 5,095 miliar, dan ketiga pengadaan sarana prasarana penunjang proses digitalisasi MUI melalui PPPA Daarul Quran sebesar Rp 2,29 miliar.
 
Dia berharap, dengan keberadaan Wisma Khadimul Ummah, sinergi BPKH dan MUI lebih meningkat.

“BPKH tanpa MUI sangat sulit, maka sinergi dibutuhkan terutama dalam fatwa-fatwanya,” ujar dia.

ARTIKEL LAINNYA