Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Teten Masduki Ingin UMKM dan Pengusaha Muda Indonesia Bisa Pengaruhi Lifestyle Pasar Dunia

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Rabu, 19 Januari 2022, 14:31 WIB
Teten Masduki Ingin UMKM dan Pengusaha Muda Indonesia Bisa Pengaruhi Lifestyle Pasar Dunia
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat launching program Talenta Wirausaha Bank Syariah Indonesia (BSI) 2022/Repro
Perekonomian nasional mayoritas disokong oleh geliat pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyebutkan bahwa 99,99 persen pelaku usaha di Indonesia ini adalah UMKM.

"Jadi kalau sampai sekarang kita masih bisa membentuk kekuatan, bagaimana untuk bagus inilah yang menguasai ekonomi nasional," ujar Teten dalam acara launching program Talenta Wirausaha Bank Syariah Indonesia (BSI) 2022 di Gedung Smesco, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (19/1).

Akan tetapi, Teten memiliki beberapa catatan yang menjadi pekerjaan rumah (PR) pemerintah untuk menggenjot geliat UMKM di dalam negeri. Salah satunya yakni soal jumlah UMKM yang sudah masuk kategori wirausaha.

"Dari sekitar 65 juta pelaku UMKM, yang sudah masuk ke kategori wirausaha baru 34,7 persen. Jadi PR (pekerjaan rumah) besar kita bagaimana meningkatkan daya saing dan kapasitas usaha UMKM kita," katanya.

Teten menyatakan, pemerintah mematok target untuk peningkatan kapasitas wirausaha UMKM di 2024 bisa mencapai 3,95 persen, untuk supaya Indonesia bisa menjadi negara maju.

"Dan kita punya potensi menjadi negara maju, lembaga-lembaga dunia sudah melihat Indonesia di 2045 ini akan menjadi negara maju," tuturnya.

Meski begitu, ada tantangan lain yang juga perlu untuk diperhatikan. Yakni, kemampuan para pelaku usaha dalam negeri untuk mempengaruhi pasar dunia. Sebab, Teten melihat Indonesia tidak seperti Korea Selatan yang sudah mampu membuat industri K-Pop mendunia.

"Korea punya K-Pop dengan infrastruktur broadcasting, TV-nya dan sebagainya, ada sinetron-sinetronnya untuk mempengaruhi selera dunia. Kita belum punya itu. Ini tantangan kita," ucapnya.

Maka dari itu, Teten mendorong para pelaku UMKM, termasuk anak-anak muda yang kini memiliki kecenderungan tinggi untuk berbisnis, agar membuat inovasi produk yang unik dan tidak dimiliki oleh orang lain.

Untuk itu, dia mendukung BSI yang akhirnya meluncurkan program Talenta Wirausaha tahun 2022, yang menurutnya bisa menjadi laboratorium bagi pelaku usaha untuk menciptakan penetrasi pasar nasional maupun dunia.

"70 persen anak muda sekarang bukan mau jadi pegawai, tapi ingin jadi pengusaha. Karena itu kita semua harus memfasilitasi keinginan anak-anak muda untuk menjadi pembisnis, baik dalam hal akses pembiayaan, akses pasar termasuk ke akses pengembangan kewirausahaan itu sendiri," demikian Teten.

ARTIKEL LAINNYA