Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Antikorupsi Wajib Jadi Visi Misi dan Program Kerja Capres 2024

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Rabu, 26 Januari 2022, 08:26 WIB
Antikorupsi Wajib Jadi Visi Misi dan Program Kerja Capres 2024
KPK saat mengumumkan tersangka baru/Net
Jumlah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seharusnya sudah lebih dari cukup untuk menyadarkan publik dan para elite politik, bahwa korupsi masih menjadi penyakit yang belum sembuh di negeri ini.

Tercatat, hanya dalam dua tahun, KPK yang dipimpin Firli Bahuri sudah melakukan OTT sebanyak 17 kali.

Atas alasan itu, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin meminta para elite untuk menjadikan antikorupsi sebagai bagian dari visi misi capres-cawapres 2024. Apalagi, tema seputar antikorupsi sering tidak jadi prioritas atau sebatas angin lalu dalam pesta 5 tahunan.

"Tema-tema pemberantasan korupsi acap kali dilupakan saat visi misi capres-cawapres. Harusnya wajib jadi visi misi dan diurai dalam program kerja," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu (26/1).

Menurutnya, nama Firli Bahuri memang berada di barisan depan sebagai tokoh yang konsen pada pemberantasan korupsi. Kerja nyata di KPK setidaknya sudah memberi bukti tersebut.

"Firli Bahuri layak dipertimbangkan karena kerja-kerja pemberantasan korupsinya yang silent tapi nyata. Dia cukup potensial juga untuk 2024,” katanya.

Hanya saja, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini mengingatkan bahwa elektabilitas Firli Bahuri masih perlu didongkrak dengan kerja keras. Dia yakin jika Firli giat dalam pemberantasan korupsi besar, maka rakyat hingga parpol akan melirik.

"Firli harus lebih giat, agar bisa masuk radar capres 2024," demikian Ujang Komarudin.

ARTIKEL LAINNYA