Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Cak Hamied: Melemahnya Singapura Harus Jadi Momentum Indonesia Jadi Macan Asia

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Rabu, 26 Januari 2022, 09:59 WIB
Cak Hamied: Melemahnya Singapura Harus Jadi Momentum Indonesia Jadi Macan Asia
Direktur Visi Indonesia Strategis, Abdul Hamied/Net
Pengambilalihan Pelayanan Ruang Udara atau Flight Information Region (FIR) yang berada di atas Kepulauan Riau dan sekitarnya dari Singapura oleh Indonesia menyimpan sisi menarik.

Direktur Visi Indonesia Strategis, Abdul Hamied mengurai bahwa peristiwa tersebut merupakan tanda melemahnya Singapura. Apalagi, dalam kesempatan yang sama, pemerintah Singapura juga mau menandatangani perjanjian ekstradisi yang sudah diperjuangkan Indonesia sejak 1998 silam.

“Menarik karena menurut saya fenomena melemahnya Singapura ini bukan persoalan sederhana. Ada sign (pertanda) di sana,” ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/1).

Pertanda yang dimaksud adalah Indonesia sudah mulai diperhitungkan oleh dunia dan ditakuti oleh negara-negara tetangga.

Alasannya, kata pria yang akrab disapa Cak Hamied itu, dari segi kekuatan militer Indonesia di tahun 2022 sudah menempati rangking 15 terkuat dan terbaik dunia. Capaian ini bahkan mengalahkan Jerman yang berada di urutan 16,dan Australia di urutan 17.

“Sedangkan di Asia Tenggara, Indonesia mempunyai kekuatan militer terbaik. Ini tentu menjadi momok bagi negara-negara tetangga, termasuk dalam hal ini Singapura,” tegasnya.

Adapun faktor kedua adalah langkah tegas Indonesia yang berani menghentikan ekspor batubara. Kebijakan tersebut membuat tidak sedikit negara yang bergantung pada batubara Indonesia menjadi terganggu.

Dunia mungkin sempat berpikir Indonesia tidak akan berani melakukan hal tersebut, tapi nyatanya langkah itu benar diambil.

“Kalau kata anak sekarang, ‘ku kira Indonesia cupu, rupanya suhu!’,” sambungnya.

Terlepas itu, Cak Hamied meminta agar Indonesia bisa memanfaatkan momentum melemahnya Singapura dengan kembali muncul sebagai macan Asia.

Apalagi, Indonesia terbukti sudah bisa “mengendalikan” dunia lewat batubara dan memiliki kemampuan militer setara negara maju.

“Sudah saatnya Indonesia benar-benar merdeka dan berdaulat. Jangan lagi mau disetir asing maupun aseng. Ini momentum kembali jadi macan Asia,” harapnya.

“Jika itu terjadi, maka saya kira Jokowi akan paripurna memimpin bangsa Indonesia. Tentu PR lain mesti dibenahi, seperti buruknya indeks demokrasi yang ditandai dengan melemahnya kebebasan bersuara,” tutup Cak Hamied.

ARTIKEL LAINNYA