Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Pimpinan MPR Ajak Tatap 100 Tahun Indonesia dengan Siapkan Generasi Berakhlak

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Rabu, 26 Januari 2022, 14:18 WIB
Pimpinan MPR Ajak Tatap 100 Tahun Indonesia dengan Siapkan Generasi Berakhlak
Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani/Net
Indonesia harus menyiapkan generasi muda unggul dalam menyongsong usia yang ke-100 tahun pada tahun 2045 atau yang dicetuskan sebagai visi Indonesia Emas 2045.

Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat menghadiri acara peresmian SMA Darul Hikam, Bandung, Jawa Barat Rabu (26/1).

Hadir pada acara ini dihadiri Ketua Yayasan Darul Hikam Sodik Mujahid, Walikota Bandung Yana Mulyana, serta Ketua DPRD Provinsi Bandung, Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat.

"Indonesia pada 2045 akan berumur satu abad, maka harus menyiapkan generasi yang unggul, yakni generasi yang berakhlak dan berpihak kepada kebenaran," ujar Muzani.

"Hanya generasi yang memiliki kesadaran build in dalam membedakan kebenaran dan kebatilan yang mampu menghadapi situasi ini," sambungnya.

Kata Muzani, pandemi Covid-19 yang berkepanjangan menjadi bukti adanya ancaman terhadap SDM Indonesia. Selama hampir dua tahun, para guru, murid, dan orang tua merasa resah karena pembelajaran tatap muka tidak berlangsung.

Namun, lanjut Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini, demi keselamatan dari ancaman Covid-19, maka semua proses belajar mengajar langsung ditiadakan.

"Ancaman yang paling serius dari pandemi ini adalah penurunan kualitas SDM kita. Maka solusi dari permasalahan ini adalah vaksinasi dan kita adalah salah satu negara terbesar keempat di dunia yang melakukan vaksinasi," terangnya.

Ketua Yayasan Darul Hikam Sodik Mujahid mengatakan, peluang serta tantangan dalam dunia pendidikan modern saat ini semakin dinamis dan terbuka.

Maka, kata dia, peran sekolah serta guru-guru menjadi penting dalam memberikan model belajar dan teladan bagi murid-murid yang ada.

"Pendidikan modern saat ini menuntut setiap guru untuk lebih peduli terhadap pemahaman serta pembentukan jiwa dan karakter. Peradaban Islam tidak akan maju tanpa akhlak yang baik. Dengan akhlak yang baik, maka prestasi demi prestasi bisa dicapai," pungkasnya.

ARTIKEL LAINNYA