Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Syahganda Nainggolan: Dear Prime Minister of Canada, Thank You for Your Commitment to Anti-Islamophobia

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 31 Januari 2022, 21:04 WIB
Syahganda Nainggolan: Dear Prime Minister of Canada, Thank You for Your Commitment to Anti-Islamophobia
Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan/Net
. Komitmen Pemerintah Kanada dalam memerangi islamophobia mendapat sambutan baik dari Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada Sabtu (29/1) menegaskan bahwa pemerintahnya akan mengakhiri kebencian terhadap umat Islam. PM Trudeau juga memastikan akan membuat masyarakat muslim aman saat tinggal di negaranya.

Baca: Basmi Islamophobia, Kanada akan Tunjuk Perwakilan Khusus

Dear Prime Minister of Canada, thank you for your commitment to anti-Islamophobia. (Kepada Perdana Menteri Kanada, terima kasih atas komitmen Anda terhadap anti-Islamophobia),” ujar Syahganda Nainggolan kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (31/1).

Syahganda berharap komitmen PM Trudeau bisa menjadi acuan global dalam menyikapi kebencian terhadap umat Islam.

Secara khusus, Syahganda Nainggolan juga berharap agar komitmen serupa juga ditularkan kepada Indonesia yang merupakan negara mayoritas Islam.

Hope that your commitment can be internationally implemented. We are Moeslem people here in Indonesia are looking for your cooperation. (Semoga komitmen Anda bisa diimplementasikan secara global. Kami orang muslim di sini, di Indonesia, meminta kerjasama Anda,” sambungnya.

Sebagai langkah konkret, Kanada akan menunjuk perwakilan khusus untuk memerangi Islamophobia sebagai bagian dari strategi anti-rasisme di negara tersebut.

Pemerintah Kanada menilai islamophobia adalah ancaman nyata bagi umat Islam di seluruh dunia. Untuk itu, suatu keharusan untuk membangun negara yang lebih inklusif dan memerangi diskriminasi.

Rencana untuk menunjuk perwakilan khusus memerangi Islamophobia diumumkan pada peringatan lima tahun setelah penembakan masjid mematikan di Quebec.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA