Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Jokowi Minta Perkembangan Platform Asing Dikontrol Demi Mendukung Pers Indonesia

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Rabu, 09 Februari 2022, 13:16 WIB
Jokowi Minta Perkembangan Platform Asing Dikontrol Demi Mendukung Pers Indonesia
Presiden Joko Widodo di Puncak Hari Pers Nasional 2022/Repro
Presiden Joko Widodo berkomitmen mendukung pengembangan pers Indonesia di era disrupsi digital saat ini. Akan tetapi, dia melihat gempuran platform digital asing turut mempengaruhi transformasi pers Indonesia.

Dalam Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022 yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, pagi tadi, Jokowi menyatakan bahwa industri media tengah ditekan dari segala penjuru.

Dia memaparkan, selain ditekan situasi pandemi Covid-19 yang menuntut transformasi dan inovasi dalam kerja pers, masuknya platform raksasa asing ke Indonesia menggerus potensi ekonomi dan pengaruh media-media arus utama.

"Ekosistem industri pers harus terus ditata, iklim yang lebih seimbang harus terus diciptakan. Perusahaan platform asing harus ditata, harus diatur agar semakin baik tata kelolanya," ujar Jokowi secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/2).

"Kita perkuat aturan bagi hasil yang adil dan seimbang antara platform global dan lokal," imbuhnya.

Perubahan drastis landscape persaingan media, menurut Jokowi, menimbulkan berbagai persoalan yang epik. Karena muncul sumber-sumber informasi alternatif yang trennya semata-mata hanya mengejar jumlah klik (clickbait) dan membanjiri banyak kanal dan platform digital.

Maka dari itu, mantan Walikota Solo ini mendorong adanya kedaulatan informasi untuk memperkuat ekosistem industri pers nasional yang sehat, dengan membangun dan memperkuat platform nasional periklanan, dan menciptakan platform video nasional.

"Agar tak sepenuhnya bergantung pada platform video-video asing. Kita juga tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk teknologi digital global," katanya.

"Dan harus secepatnya dibangun platform-platform teknologi inovatif yang membantu dan memudahkan masyarakat mendapat informasi berkualitas akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," demikian Jokowi.

ARTIKEL LAINNYA