Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Andre Rosiade Minta Jasamarga Pastikan Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2022

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Jumat, 29 April 2022, 14:56 WIB
Andre Rosiade Minta Jasamarga Pastikan Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2022
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade/Net
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terkait dengan penyelenggara Jalan Tol dalam hal ini PT Jasamarga diminta dapat memberikan layanan terbaik bagi para pemudik lebaran Idulfitri tahun 2022.

Permintaan itu disampaikan langsung Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/4).

"Kami meminta agar BUMN penyelenggara tol seperti Jasamarga dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang akan mudik menggunakan jalur darat khususnya jalan tol. Pelayanan prima harus diberikan demi kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini" kata Andre.

Politikus Partai Gerindra ini memprediksi jalan tol Trans Jawa akan menjadi tumpuan arus mudik Lebaran 2022. Sebab menurutnya, jalan tol mampu memangkas jarak tempuh dan pemudik terhindar dari pasar tumpah.

Namun begitu, kata Kapoksi Gerindra di Komisi VI DPR RI ini, jalan tol belum sepenuhnya bebas hambatan. Tempat istirahat dan gerbang tol masih rentan memicu kepadatan. Dia mengatakan potensi kepadatan di tol masih terjadi di tempat istirahat.

"Di jalan tol, pengemudi tidak bisa seenaknya berhenti kecuali karena masalah darurat, seperti mogok. Itu sebabnya, pengendara kerap menyerbu rest area yang jaraknya bisa 30 kilometer atau lebih dengan area istirahat selanjutnya," tuturnya.

"Apalagi, saat masa mudik Lebaran. Mereka butuh rehat, makan, mengisi bahan bakar, hingga ke toilet. Ini yang harus mendapatkan perhatian khusus dari BUMN penyelenggara tol. Kami ingin penyelenggara tol memastikan ketersediaan dan kebersihan rest area demi kenyamanan para pemudik," imbuh Andre.

Lebih lanjut, Andre juga mengingatkan potensi kepadatan di pintu keluar tol. Dia meminta agar pengelola tol menyiapkan upaya antisipasi, seperti menambah petugas transaksi di gardu tol hingga menyiapkan sekenario pemecahan arus.

"Setelah dua tahun tidak bersua dengan keluarga karena lonjakan kasus Covid-19, akan ada peningkatan kendaraan karena euforia mudik. Ini harus menjadi perhatian bagi pengelola tol," demikian Andre.

ARTIKEL LAINNYA