Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Rayakan May Day 14 Mei, Ribuan Buruh Geruduk DPR Lanjut ke Istora Senayan

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Jumat, 06 Mei 2022, 13:23 WIB
Rayakan May Day 14 Mei, Ribuan Buruh Geruduk DPR Lanjut ke Istora Senayan
Presiden Partai Buruh Said Iqbal/RMOL
Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2022 kemarin, akan diperingati pad 14 Mei 2022 mendatang oleh Partai Buruh dan Gerakan Buruh Indonesia.

Geraikan Buruh Indonesia sendiri merupakan gabungan dari 4 Konfederasi Serikat Buruh Besar, 60 Federasi Serikat Buruh Tingkat Nasional, SPI, Forum Guru Honorer, UPC, Jala PRT, Buruh Migran, Organisasi Perempuan, dan OJOL.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan, peringatan May Day tahun ini akan diselenggarakan dua acara besar yakni demonstrasi di gedung DPR RI kemudian dilanjutkan acara di Istora Senayan Jakarta.

“Kegiatan pertama dilakukan pada jam 10.00 sampai dengan 12.00 WIB berupa aksi unjuk rasa yang melibatkan ratusan ribu massa buruh di DPR RI,” kata Said Iqbal dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (6/5).

“Setelah itu, dilanjutkan dengan kegiatan kedua pada jam 13.00 sampai dengan 17.30 WIB berupa perayaan May Day Fiesta yang melibatkan 50 ribu buruh di Istora Senayan,” lanjutnya.

Said Iqbal yang juga Presiden KSPI ini menambahkan, pada kegiatan aksi demonstrasi di DPR RI itu Partai Buruh membawa sedikitnya 16 tuntutan. Antara lain:

1. Tolak omnibus law UU Cipta Kerja;

2. Turunkan harga bahan pokok (minyak goreng, daging, tepung, telur, dll), BBM, dan gas;

3. Sahkan RUU PPRT, tolak revisi UU PPP, tolak revisi UU SP/SB;

4. Tolak upah murah;

5. Hapus outsourcing;

6. Tolak kenaikan pajak PPn;

7. Sahkan RPP Perlindungan ABK dan Buruh Migran;

8. Tolak pengurangan peserta PBI Jaminan Kesehatan;

9.  Wujudkan kedaulatan pangan dan reforma agraria;

10. Stop kriminalisasi petani;

11. Biaya pendidikan murah dan wajib belajar 15 tahun gratis;

12. Angkat guru dan tenaga honorer menjadi PNS;

13. Pemberdayaan sektor informal;

14. Laksanakan Pemilu tepat waktu 14 Februari 2024 secara jurdil dan tanpa politik uang;

15. Redistribusi kekayaan yang adil dengan menambah program jaminan sosial (jaminan makanan, perumahan, pengangguran, pendidikan, dan air bersih); dan

16. Tidak boleh ada orang kelaparan di negeri yang kaya.

ARTIKEL LAINNYA