Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Mobilitas Meningkat saat Mudik, Pemerintah Perpanjang PPKM untuk Pengendalian Pandemi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Selasa, 10 Mei 2022, 03:28 WIB
Mobilitas Meningkat saat Mudik, Pemerintah Perpanjang PPKM untuk Pengendalian Pandemi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Ist
rmol news logo Kondisi pandemi Covid-19 terpantau cukup stabil di berbagai wilayah Indonesia dalam dua minggu terakhir masa pemberlakuan Pemberlakuan pembatasan Kegiatan masayrakat (PPKM).

Bahkan, di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat signifikan terkait dengan kegiatan mudik Idulfitri 1443 Hijriah, tidak terlihat adanya lonjakan kasus Covid-19 di semua daerah.

Begitu dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (9/5).

Dikatakan Airlangga, kasus konfirmasi harian nasional tercatat mengalami tren penurunan. Per 8 Mei 2022, jumlah Kasus konfirmasi harian secara nasional yakni 227 kasus yang terdiri dari kasus yang berasal dari transmisi lokal sebanyak 217 kasus dan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sebanyak 10 kasus (4,4 persen).

Khusus untuk wilayah di luar Jawa-Bali, sambungnya, kasus konfirmasi harian juga menunjukkan penurunan, yaitu per 8 Mei 2022 tercatat sebanyak 28 kasus. Sementara, kasus aktif di luar Jawa-Bali adalah 2.371 kasus.

“Kasus konfirmasi harian dan kasus aktif di luar Jawa-Bali cukup rendah dan terkendali," ujar Airlangga yang juga Koordinator PPKM di luar Jawa-Bali.

Namun begitu, lanjut Ketua Umum Partai Golkar ini, PPKM tetap akan diperpanjang selama 2 minggu ke depan, untuk terus menjaga dan mengendalikan kasus Covid-19 seiring kenaikan mobilitas dan aktivitas masyarakat.

"Kenaikan mobilitas dan aktivitas masyarakat tentu harus dibarengi dengan kewaspadaan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA