Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Nasdem Minta DPR Transparan saat Seleksi Komisioner KPI Pusat

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Jumat, 20 Mei 2022, 05:16 WIB
Nasdem Minta DPR Transparan saat Seleksi Komisioner KPI Pusat
Anggota Komisi I DPR RI Kresna Dewanata Phrosakh/Net
Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat telah membuka pendaftaran calon anggota baru pada 31 Maret-15 April 2022.

Pembukaan pendaftaran anggota KPI Pusat dimulai sejak dibentuknya Pansel berdasarkan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika 135/ Tahun 2022 tentang Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Pusat Periode 2022-2025.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPR RI Kresna Dewanata Phrosakh meminta Pansel Calon Anggota KPI tidak asal-asalan dalam memilih anggota KPI untuk periode mendatang, mengingat tugas dan tanggung jawab yang diterima cukup berat.

“Dalam melakukan seleksi saya harapkan dilakukan secara benar dan transparan tidak ada yang asal ikut-ikutan mengingat tugas dan tanggung jawab yang cukup berat,” pungkasnya saat Rapat Dengar Pendapat dengan Pansel KPI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (19/5).
 
Politisi Nasdem ini menambahkan, setiap calon Anggota KPI harus memiliki visi dan misi yang jelas bukan hanya untuk 5 tahun kedepan tetapi untuk seterusnya dan setiap calon harus mempunyai kapabilitas yang tepat dan sesuai.

“Setiap calon harus memiliki kapabilitas yang baik dan sesuai kemudian visi misinya juga harus bermanfaat pada masa depan penyiaran di Indonesia,” sebut Kresna.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kominfo), sudah mengumumkan sebanyak 54 orang yang dinyatakan lulus seleksi tertulis sebagai calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2022 hingga 2025.

Selanjutnya  ke-54 calon tersebut diwajibkan mengikuti tahap assessment yang akan digelar dua tahap, yaitu 13 Mei 2022 dan 18-20 Mei 2022.

Jadwal lengkap tahapan tersebut akan diumumkan panitia melalui email masing-masing calon.

ARTIKEL LAINNYA