Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Rayakan Milad ke-20 PKS Sekaligus Cari "Jodoh" untuk Pemilu 2024

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Minggu, 29 Mei 2022, 17:14 WIB
Rayakan Milad ke-20 PKS Sekaligus Cari
Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboebakar Al Habsyi/RMOL
Dalam rangka ulang tahunnya yang ke-20, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengambil momentum mencari jodoh untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboebakar Al Habsyi saat memberikan sambutan Milad ke-20 PKS di Istora Senayan, Minggu (29/5).

Pria yang karib disapa Habib Aboe ini mengatakan dalam milad PKS ke-20, mengundang sejumlah ketua umum partai politik. Hal ini dilakukan untuk menimbang arah peta politik antar partai lantaran Indonesia tidak bisa dikelola hanya satu kelompok saja.

Menurut Habib Aboe, Indonesia ini terlalu besar untuk dikelola satu kelompok tertentu. Ia berharap, kita harus saling menolong kita harus berkolaborasi untuk dapat membangun negeri ini.  

Kata Aboe, atas dasar itulah, secara khusus PKS mengundang segenap partai politik. Tujuannya, untuk menumbuhkan semangat kolaborasi.

"Mewakili pimpinan-pimpinan masyarakat dengan tema keagamaan tema kemasyarakatan dan lain sebagainya sebagai upaya menumbuhkan semangat kolaborasi untuk melayani Indonesia,” ucap Habib Aboe.

Dia berharap dengan banyaknya tokoh masyarakat, dan partai politik yang ikut berbicara akan melahirkan perjodohan politik pilihan PKS untuk 2024 mendatang.

“Siapa tahu siapa tahu pas kumpul-kumpul begini nanti ada yang berjodoh di 2024 kita nggak tahu nih siapa yang bisa kita pinang di depan mata ini gadis mana yang paling cantik,” kata Habib Aboe sambil berkelakar.

Anggota Komisi III DPR RI juga melontarkan candaan kepada Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno untuk tidak kaget jika dipinang PKS secara gelaran ulang tahunnya ini.

“Mohon maaf Kita lagi cari jodoh-jodohan pelan-pelan sambilan pak Muhaimin kalau dilamar jangan kaget-kaget, Pak Anis Pak Sandi atau siapapun yang ada Pak AHY,” tutupnya.

ARTIKEL LAINNYA