Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Andre Rosiade Minta Pemkab Sijunjung Dialog dengan PT PGN Lagi

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Kamis, 02 Juni 2022, 08:40 WIB
Andre Rosiade Minta Pemkab Sijunjung Dialog dengan PT PGN Lagi
Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade/Net
Komitmen tinggi diperlihatkan Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade dalam mengupayakan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayahnya. Salah satunya dengan membantu Pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam menjual hasil gas bumi mereka.

Andre Rosiade menekankan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Bupati Sijunjung Benny Dwifa soal peluang penjualan hasil gas bumi yang tengah dieksplorasi. Benny, kata Andre, secara umum menyetujui karena hasil olahan gas memang sudah siap, tapi sampai hari ini belum ada pembeli.

"Kami mendapatkan informasi, fasilitas sudah siap semua. Bahkan sumurnya sudah ada dan tinggal mengeluarkan gasnya. Sayangnya, pembelinya belum ada dan belum bisa diproduksi. PGN secara umum sudah menyetujui pembelian gas dari Sijunjung ini, tentu menunggu proses," jelasnya kepada wartawan, Kamis (2/6).

Andre yang juga merupakan anggota Komisi VI DPR RI, memastikan akan mengawal dan membantu negosiasi Pemkab Sijunjung dengan PGN.

Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) itu akan kembali meminta Pemkab Sijunjung dan perusahaan pengelola untuk berdialog dengan PT PGN. Dialog difokuskan membahas tentang untuk proses jual-beli tersebut. Jika kesepakatan tercapai, maka hal itu bisa membuat ketersediaan gas bumi di Sumbar lebih baik.

"Ini adalah tugas kami sebagai anggota DPR RI dari Sumbar ini. Kalau jual-beli gas ini terjadi, tentu akan menambah peluang bergeraknya ekonomi di Sijunjung. Juga membuka peluang kerja dan usaha di Sijunjung," tutur Andre.

Kegiatan eksplorasi migas di Sijunjung telah dimulai sejak 1981 oleh PT Caltex dengan wilayah kerja Blok Singkarak. Per 2015 lalu, PT RBB mengambil alih kegiatan eksplorasi blok. Pada 2018, PT RBB telah melakukan eksplorasi pada Sumur Sinamar-1 dengan potensi gas yang dihasilkan mencapai 35 mmscfd atau setara dengan 210 Mega Watt (MV) listrik.

Jika sesuai target, Blok Migas Sijunjung akan mulai beroperasi pada 2023 mendatang. Besarnya potensi gas yang dihasilkan, sekitar 35 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD), bisa dialokasikan dalam bentuk kargo sebesar 16 MMSCFD untuk 2 kargo, dengan perkiraan sebesar 8 MMSCFD per kargo, sehingga sisanya bisa untuk dikonsumsi bagi daerah setempat. Saat ini masih ada kendala dalam tahap negosiasi dengan potential buyer.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA