Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Airlangga Hartarto: Inovasi Digital Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Tangguh

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Kamis, 02 Juni 2022, 16:58 WIB
Airlangga Hartarto: Inovasi Digital Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Tangguh
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menjadi panelis di ATxSummit dalam rangkaian Asia Tech x Singapore (ATxSG) di Hotel Ritz-Carlton Millenia di Singapura, Selasa (31/05)/Net
Keberadaan teknologi digital saat ini memberikan peluang dan sekaligus potensi risiko baru. Sebab, Teknologi digital menyediakan platform untuk kolaborasi dan kontestasi.

Demikian disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Airlangga ketika menjadi pembicara pada sesi panel “Digital Innovation Across Borders” pada ATxSummit dalam rangkaian Asia Tech x Singapore (ATxSG) di Hotel Ritz-Carlton Millenia di Singapura, Selasa (31/05).

Airlangga menjelaskan bahwa Pemerintah dan sektor swasta Indonesia secara bersama-sama merangkul teknologi digital sebagai salah satu respons terhadap pandemi.

Di forum itu, Airlangga mengungkapkan salah satu bentuk teknologi digital saat pandemi melalui penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi itu memiliki fungsi pelacakan kontak yang dipakai di Indonesia serta dilengkapi kolaborasi dengan platform telemedis swasta.

Secara teknis, platform itu memberikan respons cepat, tepat sasaran, dan hemat biaya terhadap gelombang Omicron.

Sementara itu, melalui Program Kartu Prakerja juga memungkinkan upaya pengembangan keterampilan berkelanjutan melalui sarana end-to-end yang sepenuhnya digital selama pandemi.

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Golkar itu menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia saat ini sedang dalam fase pemulihan. Atas dasar itulah, Airlangga meyakini bahwa inovasi digital akan memiliki peran kunci dalam mengembalikan ekonomi ke jalur pertumbuhan yang tangguh.

Agar inovasi digital dapat memberi manfaat, Airlangga mengatakan bahwa perlu ada kolaborasi yang sifatnya lintas batas.

"Sama seperti kita tidak bisa menahan pandemi dengan upaya nasional saja, ekonomi kita juga tidak bisa pulih lebih kuat, kecuali kita pulih bersama. Oleh karena itu tema Presidensi G20 Indonesia tahun ini dengan memasukkan  transformasi digital sebagai salah satu dari tiga prioritas Presidensi,” ujar Menko Airlangga.

Bagi Airlangga, setiap pemangku kepentingan di berbagai level memiliki peran masing-masing. Transformasi digital, tambah Airlangga, menjadi keharusan, sedangkan kolaborasi di tingkat lokal, nasional, regional, dan global sangat dibutuhkan agar dapat mengatasi kesenjangan dan pemisahan digital.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga menjelaskan bahwa di Visi 2045, kami, Indonesiamenargetkan menjadi negara berpenghasilan tinggi saat merayakan ulang tahun keseratusnya.

Target itu, dijelaskan Airlangga akan tercapai jika orang-orang, bisnis, dan Pemerintah siap berkembang di era digital.

"Dan jika kami dapat sepenuhnya memanfaatkan potensi teknologi digital untuk mengatasi tantangan bersama kami dari perubahan iklim, krisis pandemi di masa depan, limpahan dari fragmentasi geopolitik, krisis energi, hingga efek jangka panjang dari pandemi,” tutup Menko Airlangga.

Dalam sesi panel tersebut dihadiri oleh lebih dari 200 peserta ATxSummit. Untuk moderator oleh Senior Partner McKinsey, Azam Mohammad.

Sementara itu, narasumber lainnya adalah Secretary of State, Ministry of Digital Development and Communications, Mongolia, H.E. Bolor-Erdene Battsengel, Microsoft Executive Vice President, Mr Jean-Philippe Courtois, Executive Vice President and Commissioner for Competition, European Commission, H.E. Margrethe Vestager, dan First Deputy Prime Minister and Minister for Economy and Digitalisation, Ministry of Economic Affairs and Digital Transformation (MINECO), Spanyol, H.E. Nadia Calviño.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA