Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Pemimpin Indonesia Mendatang Harus Paham Geopolitik Internasional dan Pertahanan Negara

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Senin, 13 Juni 2022, 10:20 WIB
Pemimpin Indonesia Mendatang Harus Paham Geopolitik Internasional dan Pertahanan Negara
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani/Net
Dalam ketidakpastian dunia saat ini, dimana perang bisa terjadi sewaktu-waktu seperti Rusia-Ukraina, maka pertahanan negara harus terus dijamin.

Pilpres 2024 harus menjadi jawaban atas kebutuhan itu, yakni melahirkan pemimpin atau presiden yang mampu mengatasi masalah tersebut.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa diperlukan pemimpin kuat dan berwibawa, serta memahami geopolitik internasional untuk menjamin pertahanan dan keamanan negara. Keutuhan negara dan keselamatan rakyat harus diutamakan.

Masalah lain, lanjut Muzani, yang timbul akibat dari peperangan adalah soal pangan. Sejumlah komoditas ini telah mempengaruhi ketahanan pangan kita seperti minyak bumi, minyak goreng, gandum, batu bara, dan sumber pangan lainnya. Selain alutsista, pangan menjadi salah satu sumber pertahan negara.

"Maka salah satu konsen Pak Bowo adalah pangan, sektor pertanian, perkebunan, perikanan, beliau menganggap hal ini bisa menjadi sumber kekuatan pertahanan negara. Apalagi situasi dunia saat ini kita dihadapkan dengan ancaman krisis pangan yang serius,” ujarnya kepada wartawan, Senin (13/6).

Wakil Ketua MPR RI fraksi Gerindra ini menambahkan, saat ini arus dukungan di akar rumput kepada Prabowo Subianto terbilang besar. Hal itu karena Prabowo Subianto sangat memahami persoalan yang dihadapi oleh rakyat, seperti pertanian, perikanan, perkebunan, ketenagakerjaan, dan UMKM.

"Sesungguhnya masalah pribadi beliau sudah selesai. Kebutuhan beliau rasanya sudah terpenuhi. Namun beliau merasa pangabdiannya pada bangsa dan negara belumlah bisa maksimal. Karena menurut beliau, pengabdian tertinggi dari seorang warga negara adalah memberi bakti kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Muzani menuturkan, Prabowo memiliki komitmen yang kuat untuk menjadikan lahan-lahan yang ada di Indonesia sebagai sumber-sumber pangan. Program ini ke depan juga sebagai langkah strategis dalam menguatkan ketahanan pangan serta menjaga harga-harga sembako tetap stabil.

"Salah satu kekuatan negara bahwa kita harus memiliki sumber-sumber pangan yang kuat. Lahan kita luas, petani kita hebat, yang tidak ada di kita adalah menghargai atas hasil pertanian itu. Meskipun Pak Prabowo Menteri Pertahanan, tapi beliau sangat serius untuk mengatasi masalah swasembada pangan kita," demikian Muzani.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA