Children in the DPR Korea
Children in the DPR Korea
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Teten Masduki Jelaskan Pentingnya Memiliki NIB bagi Pelaku UMKM Binaan Pujakesuma

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 13 Juni 2022, 19:26 WIB
Teten Masduki Jelaskan Pentingnya Memiliki NIB bagi Pelaku UMKM Binaan Pujakesuma
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki/Net
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah secara simbolis membagikan 1.000 Nomor Induk Usaha (NIB) kepada pelaku UMKM yang berasal ddari berbagai Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, binaan Pujakesuma.

Pembagian itu dilakukan langsung Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki saat melakukan kunjungan kerja ke Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (13/6).

Teten Masduki hadir didampingi Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Ketua DPW Pujakesuma Sumut Khoirum Rijal dan Ketua Umum Pujakesuma Eko Sopianto.

Teten dalam sambutannya mengatakan, pentingnya NIB bagi para pelaku UMKM. Menurutnya, pemerintah ingin segera mengubah pelaku usaha mikro yang informal atau yang tak memiliki NIB segera memiliki NIB.

Sebab, NIB dapat memperluas jangkauan usaha dan memudahkan masyarakat dalam menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah maupun swasta.

"Dengan menggunakan NIB itu akan mempermudah, misalnya kontrak bisnis dengan pihak ketiga, termasuk juga misalnya akses pembiayaan, perbankan, terus juga sertifikasi halal, dan lain sebagainya," katanya.

Teten menyebutkan, UMKM saat ini ada 60 juta. Pemerintah memiliki target setiap tahun 2,5 juta pelaku UMKM memiliki NIB.

Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, diperlukan kerjasama dengan semua pihak. Sebab, kalau mengandalkan pemerintah target ini bisa di capai dalam 20 tahun.

"Ini yang kita sasar mikro, mikro jumlahnya sekitar 60 juta, saat ini memang target pemerintah masih kecil, 2,5 juta per
tahun, dan kalau 60 dibagi 2,5 juta ya ini bisa 4 kali pilpres, 20 tahunan," terangnya.

Sementara Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan, menyatakan akan membantu UMKM dalam mengurus perizinan. Ia sendiri menilai UMKM masih memandang perizinan itu sulit.

Oleh karenanya, Ashari ingin mengubah cara pandang tersebut. Sebab, UMKM ini perannya sangat besar bagi perekonomian daerah dan nasional.

"Pastilah kami akan memberikan perhatian penuh, bagaimana UMKm disini bisa berkembang dan itu bisa dari proses pendampingan perizinan, khususnya pembuatan NIB," pungkasnya.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA