Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Surya Paloh Pastikan Tiga Kandidat Bacapres Nasdem Miliki Pemahaman Geopolitik Internasional

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Kamis, 23 Juni 2022, 15:45 WIB
Surya Paloh Pastikan Tiga Kandidat Bacapres Nasdem Miliki Pemahaman Geopolitik Internasional
Ketum Nasdem Surya Paloh dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menemui awak media usai melakukan pertemuan di Nasdem Tower, Kamis (23/6)/RMOL
Tiga bakal calon presiden hasil rapat kerja nasional (Rakernas) Partai Nasdem 2022 dipastikan memiliki kualifikasi pemahaman geopolitik internasional. Sehingga, Partai Nasdem percaya diri menyodorkan mereka ke sejumlah partai politik, lantaran tiga kandidat tersebut punya wawasan internasional yang mumpuni untuk menjawab tantangan global ke depan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, menjawab pertanyaan wartawan terkait tiga kandidat memiliki bekal pemahaman geopolitik yang menjadi tantangan Indonesia ke depan.

"Saya yakin ya, kalau untuk tingkat itu saya pikir apa yang diputuskan Rakernas terhadap para kandidat itu insyaAllah tidak meleset, kualifikasi itu ada pada mereka,” tegas Surya Paloh di lobi Tower Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (23/6).

Surya Paloh menuturkan, penjajakan yang dilakukan partai politik lain ke Nasdem tidak hanya sebatas usung mengusung calon presiden semata. Tapi lebih kepada komitmen untuk menjawab tantangan Indonesia ke depan, di tengah ingar bingar geopolitik yang berdampak serius bagi Indonesia.

"Mencoba untuk melihat, mendengarkan pikiran-pikirannya, termasuk juga kita tidak hanya membahas soal isu-isu pemilu yang ada di dalam negeri kita. Tapi bagaimana kondisi kekinian yang ada di negeri kita dan yang ada di dunia internasional. Dengan berbagai masalah-masalah, resesi yang ada yang mungkin akan berimbas kepada masalah kita di dalam negeri,” ujarnya.

Disinggung mengenai dua partai politik yang sudah merapat ke Nasdem untuk membentuk koalisi, Surya Paloh mengatakan masih dalam proses penjajakan.

"Sejujurnya memang penjajakan ke arah koalisi bisa dilakukan. Sejujurnya itu. Kalau enggak salah juga pertemuan ini untuk apa? Tapi, baru tingkat pemulaan lah, baru tahapan penjajakan. Jadi koalisi itu belum tercapai,” tutupnya.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA