Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Picu Inflasi, Nasdem Tidak Ingin Pemerintah Naikkan Harga BBM Bersubsidi

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Selasa, 12 Juli 2022, 23:56 WIB
Picu Inflasi, Nasdem Tidak Ingin Pemerintah Naikkan Harga BBM Bersubsidi
Anggota Komisi VII DPR Fraksi Nasdem, Rico Sia/Net
Anggota Komisi VII DPR Fraksi Nasdem, Rico Sia berharap kepada pemerintah, khususnya Pertamina agar tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Menurut Rico, kenaikan harga BBM bersubsidi diyakini akan sangat berdampak terhadap perekonomian Indonesia.

"BBM non subsidi sudah naik, tapi BBM bersubsidi kita harapkan tidak naik. Harapan kita kepada pemerintah agar Pertalite dan Solar tidak naik," ujar Rico Sia, Selasa (12/7).

Dirinya mengaku khawatir jika harga BBM bersubsidi naik justru akan berdampak terhadap daya beli masyarakat yang rendah. Jika daya beli rendah, maka dipastikan akan memicu inflasi yang lebih tinggi.

Anggota DPR dari daerah pemilihan (dapil) Papua Barat ini mengingatkan jika saat ini banyak negara mengalami krisis karena angka inflasi yang cukup tinggi.

"Kita sebaiknya bergotong-royong untuk memperbaiki perekonomian ini, karena kita lihat banyak negara yang krisis dan negaranya kolaps," terangnya.

Agar Indonesia tak mengalami krisis, Rico Sia meminta masyarakat mengerti dan memahami kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM non subsidi. Saat ini harga minyak dunia mengalami kenaikan.

"Pertamina memang harus menaikkan harga untuk BBM non subsidi, karena memang harga minyak lagi tinggi. Apabila tidak dinaikkan, nanti bisa Pertamina yang bangkrut," ungkap Rico Sia.

Pertamina, dikatakan Rico Sia, sudah meminta anggaran kepada pemerintah untuk subsidi BBM, sehingga tidak mungkin Pertamina meminta anggaran subsidi lagi kepada pemerintah.

Jika anggaran pemerintah untuk menambah subsidi minyak Pertamina lagi, maka sektor lainnya yang akan tergerus. Jadi, suka tidak suka, memang BBM yang bukan untuk subsidi dinaikkan dulu.

Di sisi lain, sambung Rico, harga yang dinaikkan oleh Pertamina memang adalah jenis BBM non subsidi.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA