On The Road of Devoted Service for the People
On The Road of Devoted Service for the People
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Cak Imin Usul 20 Persen APBN Khusus untuk Kembangkan Potensi Milenial

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Kamis, 21 Juli 2022, 05:53 WIB
Cak Imin Usul 20 Persen APBN Khusus untuk Kembangkan Potensi Milenial
Ketum PKB Muhaimin Iskandar/Net
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil survei terkait dengan jumlah penduduk Indonesia hingga 2020 didominasi generasi Z dan generasi milenial. Generasi Z adalah penduduk yang lahir pada kurun tahun 1997-2012, dan generasi milenial yang lahir periode 1981-1996.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyarankan pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan yang pro terhadap anak muda, dengan cara mendirikan kementerian khusus untuk menampung aspirasi, potensi dan minat para generasi milenial.

“Saya membayangkan Kementerian Pemuda itu adalah Menko (Kementerian Koordinator), kemudian optimalisasi potensi kaum muda milenial dan gen Z ada di setiap Kementerian dan Lembaga. Misalnya ada 20 persen ABPN kita khusus untuk mengoptimalkan potensi mereka. Di level Pemda juga begitu, mestinya menyiapkan Coworking Space, bila perlu ditingkatkan sampai level kecamatan,” kata Cak Imin kepada wartawan, Rabu (20/7).

Wakil Ketua DPR RI bidang kesra ini mengakui bahwa kaum milenial dan juga gen Z punya potensi yang luar biasa. Kreativitas, energi dan semangatnya bisa menjadi modal masa depan Indonesia yang lebih baik.

"Kaum milenial seluruh Indonesia memiliki potensi kreativitas yang luar biasa, energinya tinggi, semangatnya luar biasa. Tinggal memberi ruang dan kesempatan dan fasilitas yang memadai sehingga mereka akan terus memiliki temuan baru dan langkah-langkah produktif buat kehidupan buat seni budaya dan buat kehidupan kita,” ucapnya.

Menurutnya, Indonesia memerlukan pendekatan baru dalam menyambut gelombang besar generasi tersebut.

Dalam survei yang dilakukan BPS sepanjang Februari-September 2020 itu disebutkan jumlah generasi Z mencapai 75,49 juta jiwa atau setara dengan 27,94 persen dari total populasi berjumlah 270,2 juta jiwa. Sementara, generasi milenial mencapai 69,90 juta jiwa atau 25,87 persen. Tingginya prosentasi generasi milenial dan Z tersebut mengandung potensi sekaligus tantangan bagi masa depan Indonesia.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA