On The Road of Devoted Service for the People
On The Road of Devoted Service for the People
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Teken MoU Kepemiluan dengan JMSI, Begini Harapan KPU

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Selasa, 02 Agustus 2022, 09:45 WIB
Teken MoU Kepemiluan dengan JMSI, Begini Harapan KPU
Penandatanganan MoU antara JMSI dengan KPU terkait kegiatan kepemiluan/RMOL
Sebuah kerja sama strategis dijalin Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Kerja sama ini diwujudkan melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang kepemiluan.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, dan Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (1/8).

Dalam sambutannya Teguh Santosa mengatakan, berkas MoU ini nantinya akan diikuti oleh seluruh konstituen JMSI di seluruh Indonesia.

MoU ini dapat menjadi payung bagi kegiatan-kegiatan kepemiluan yang digelar pengurus JMSI di daerah. Sebab, MoU ini adalah bagian dari keinginan kuat masyarakat pers nasional mengawal Pemilu 2024 agar menjadi arena konstestasi gagasan-gagasan besar demi kemajuan bangsa dan negara.

“Kawan-kawan di daerah membutuhkan payung, membutuhkan pedoman, sehingga bisa juga melakukan aktivitas kepemiluan di daerah masing-masing,” kata Teguh.

“Setelah ditandatangani nanti kita serahkan kepada pengurus di tiap tiap provinsi untuk diturunkan ke masing-masing konstituen JMSI,” imbuhnya.

Sementara itu, Hasyim Asy’ari menyambut baik adanya MoU antara KPU RI dengan organisasi pers seperti JMSI. Ia berharap, melalui MoU ini dapat tercipta kerja sama yang baik dalam rangka mensukseskan Pemilu 2024.

“Ini menjadi semacam kerja sama kita, kekerabatan kita antara KPU dengan teman-teman jurnalis JMSI dalam rangka untuk Pemilu kita 2024,” ucap Hasyim.

Hasyim juga menaruh harapan besar kepada JMSI untuk proaktif mengedukasi masyarakat untuk demokrasi yang semakin kuat. Sebagai organisasi pers profesional dan akuntabel JMSI harus mengambil peran tersebut pada Pemilu 2024 seiring derasnya arus informasi dewasa ini.  

Melalui MoU ini, Hasyim berharap tren demokrasi di Indonesia semakin kuat. Di aman dewan redaksi di masing-masing media mampu mengontrol untuk membuat semacam kebijakan redaksional.

“Kawan-kawan semua jurnalis yang telah mengingatkan kita, bahwa yang namamya coverboth side itu bukan misalnya ada narsum ngomong 'di luar hujan' lalu narsum yang lain ngomong 'di luar tidak hujan', lalu kita menulis dua-duanya, seolah-olah itu jadi imbang," ucap Hasyim.

"Padahal jurnalis yang sesungguhnya, tengok dulu di luar hujan beneran atau tidak. Bukan apa katanya si narsum. Terima kasih atas kerja sama kita, semoga kita diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menghadapi Pemilu 2024,” kata Hasyim mengakhiri sambutannya.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA