On The Road of Devoted Service for the People
On The Road of Devoted Service for the People
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Gerakan AMAM Bakal Kawal Suharso Monoarfa Sampai Diperiksa KPK

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Rabu, 03 Agustus 2022, 00:39 WIB
Gerakan AMAM Bakal Kawal Suharso Monoarfa Sampai Diperiksa KPK
Aksi Aliansi Mahasiswa Menggugat (AMAM) di Gedung KPK/RMOL
Gerakan massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Mahasiswa Menggugat (AMAM) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.

"Kami hadir di depan KPK, karena memang ada menterinya Pak Jokowi yang memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) diduga korupsi," ujar koordinator aksi, Ajrin di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/8).

Ajrin mengatakan, Suharso diduga terbelit beberapa kasus yang juga sudah dilaporkan kepada KPK.Aantara lain penyalahgunaan wewenang atau kekuasaan dan pemalsuan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

"Terkait privat jet yang diduga hasil gratifikasi. Kemudian, Suharso juga memiliki kejanggalan dalam LHKPN yang kami lihat di situs resmi KPK," jelasnya.

Dia pu menegaskan, mahasiswa akan terus melakukan demo hingga KPK mau memanggil dan mengusut kasus Suharso. Selain itu, mahasiswa juga terus melakukan konsolidasi untuk pemecahan kasus ini.

"Kami percaya demonstrasi sebuah kebebasan pendapat yang sangat jelas ada di UU. Kami akan terus mengawal dan tetap melakukan aksi hingga Suharso diperiksa oleh KPK," tandasnya.

Adapun dugaan gratifikasi itu, berkaitan perjalanan Suharso yang menggunakan fasilitas pesawat jet pribadi jelang Muktamar PPP pada tahun 2020.

Selain dugaan gratifikasi, dalam laporannya ke KPK Fadli juga menduga Suharso memiliki harta kekayaan yang janggal berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

Berdasarkan catatat dari elhkpn.kpk.go.id, Suharso  pada 2018 memiliki kekayaan sebesar Rp 84.279.899. Saat itu Suharso masih menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Sementara satu tahun berselang, yakni pada 2019 harta Suharso meningkat pesat sebesar Rp 59.861.206.050. Di tahun berikutnya, pada 2020 Suharso melaporkan memiliki harta sebesar Rp 69.793.308.036.

Sedangkan tahun 2021, Suharso melaporkan memiliki harta sebesar Rp 73.064.251.480.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA