Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Firli Bahuri Siap Kolaborasi Bareng Elemen Pemuda untuk Bersihkan Indonesia dari Praktik Korupsi

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Selasa, 09 Agustus 2022, 22:17 WIB
Firli Bahuri Siap Kolaborasi Bareng Elemen Pemuda untuk Bersihkan Indonesia dari Praktik Korupsi
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri/Ist
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri siap membuka diri untuk bersama segenap elemen pemuda untuk bersama-sama membersihkan Indonesia dari praktik-praktik korupsi.

Hal itu disampaikan oleh Firli usai menerima kunjungan dari Forum Sekretaris Jenderal (Sekjen) Cipayung Plus di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa sore (9/8).

"Betul saya menerima Forum Sekjen Cipayung Plus. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Forum Sekjen Cipayung Plus yang memiliki semangat yang sama dengan KPK untuk pemberantasan korupsi," ujar Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa sore (9/8).

Dalam kesempatan itu kata Firli, dirinya menyampaikan program pemberantasan korupsi, baik dari strategi pendidikan, pencegahan, dan penindakan.

Selain itu, Firli juga menyampaikan empat program prioritas dan lima program unggulan KPK tahun 2022. Bahkan, Firli juga membeberkan peningkatan Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) tahun 2022 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Saya juga membuka diri untuk bersama dengan segenap elemen pemuda untuk bersama membersihkan negeri ini dari praktik korupsi," pungkas Firli.

Sebelumnya, Sekjen DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Zaki Nugraha yang turut hadir dalam pertemuan dengan Firli itu mengaku menyampaikan beberapa hal terkait dukungan Forum Sekjen Cipayung Plus kepada KPK.

Di mana, Forum Sekjen Cipayung Plus mendukung program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 yang digagas KPK dengan tujuan agar pemimpin-pemimpin bangsa memiliki integritas tinggi.

Selain itu, mereka juga mendukung KPK dalam pendidikan antikorupsi. Mereka meminta agar perguruan tinggi untuk menjalankan dan mengimplementasikan Permenristekdikti 33/2019 tentang implementasi pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi demi tercapainya kaum intelektual yang antikorupsi.

ARTIKEL LAINNYA