Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Ceritakan Semangat Bung Karno, Megawati: Indonesia adalah Negara Maritim, Bukan Kontinental

LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Kamis, 11 Agustus 2022, 14:47 WIB
Ceritakan Semangat Bung Karno, Megawati: Indonesia adalah Negara Maritim, Bukan Kontinental
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri/Ist
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dituntut harus mampu membangun pengaruhnya melalui laut. Semangat Jalesveva Jayamahe yang selama ini menjadi motto TNI AL juga harus terus ditumbuhkembangkan.

Demikian disampaikan Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri saat menjadi pembicara kunci Napak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara yang digelar TNI Angkatan Laut di Jakarta, Kamis (11/8).

Megawati lantas menceritakan semangat Presiden pertama RI, Soekarno yang menggagas berdirinya Institut Oseanografi di Ambon tahun 1962 sebagai pusat oseanografi terbesar di Asia Tenggara.

Megawati melanjutkan, Bung Karno bermaksud membangun koridor strategis dengan menempatkan kawasan Indonesia Timur sebagai pusat kekuatan TNI AL. Kemudian Kalimantan menjadi pusat kekuatan TNI AU, dan Jawa sebagai pusat kekuatan TNI AD.

"Hal itu dilakukan karena memudahkan dari sisi lapangan untuk latihan militer," kata Megawati.

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menilai keberadaan TNI AL sangat penting dalam menjaga kedaulatan, keselamatan, dan keutuhan NKRI.

"Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, apa yang menjadi semangat jalesveva jayamahe, justru di laut kita jaya, harus kita patrikan bersama," lanjutnya.

Atas dasar itu, ia menegaskan bahwa Indonesia adalah negara maritim, bukan negara benua atau kontinental.

"Jiwa maritim inilah yang menorehkan kebesaran sejarah Nusantara," tandasnya.

EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA