Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Bantah Dugaan Gratifikasi, Suharso Monoarfa: Saya Ketua Stranas PK, Jadi Tahu Mana yang Tidak Boleh

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Senin, 15 Agustus 2022, 14:22 WIB
Bantah Dugaan Gratifikasi, Suharso Monoarfa: Saya Ketua Stranas PK, Jadi Tahu Mana yang Tidak Boleh
Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa/Net
Mengikuti pemberitaan adanya gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa membantah dirinya menerima gratifikasi.

Bantahan itu disampaikan langsung oleh Suharso usai mengikuti acara Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 yang diselenggarakan oleh KPK di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin siang (15/8).

"Tanggapannya (ada gugatan praperadilan soal laporan dugaan gratifikasi di KPK) menurut saya, itu biar sebaiknya KPK yang jawab," ujar Suharso kepada wartawan.

Suharso meyakini, apa yang dituding oleh pelapor ke KPK bukan masuk ke dalam kategori gratifikasi.

"Saya kira betul juga, saya mengikuti apa yang sudah ada di sana. Yang kedua, itu kan tidak termasuk dalam kategori gratifikasi. Posisinya adalah sebagai pengurus partai. Jadi itu tentu hal yang berbeda. Dan kami bisa membedakan itu," urainya.

Sehingga, Suharso kembali menegaskan bahwa dirinya membantah menerima gratifikasi. Apalagi, Suharso mengaku sebagai salah satu Ketua Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).

Dugaan gratifikasi yang dimaksud adalah terkait carter pesawat pribadi dalam kunjungan dinas ke Medan dan Aceh pada 2020.

"Oh iya pasti saya bantah. Saya sendiri kan adalah salah satu ketua Stranas Pencegahan Korupsi, jadi saya mengerti itu, apa yang boleh, apa yang tidak boleh," pungkas Suharso.

ARTIKEL LAINNYA