Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Jokowi Endorse Ganjar, Ahmad Basarah: Kader PDIP Harus Tegak Lurus ke Ibu Megawati

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Senin, 15 Agustus 2022, 21:28 WIB
Jokowi Endorse Ganjar, Ahmad Basarah: Kader PDIP Harus Tegak Lurus ke Ibu Megawati
Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah/RMOL
Seluruh kader PDIP diminta tegak lurus terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Termasuk soal pencapresan 2024, yang mana disebutkan dalam AD/ART itu merupakan hak prerogratif dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Demikian disampaikan Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menanggapi endorse Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/8).  

“Ibu (Megawati) kan sudah mengingatkan jangan bermanuver, jangan double standar, jangan banyak pasang kaki dll. Tegak lurus. Karena yang memberikan prerogatif kepada Ibu Mega ya partai itu sendiri dalam kongres,” tegas Basarah.

Terkait kunjungan Jokowi ke Solo beberapa waktu lalu dan didampingi oleh Ganjar Pranowo, Wakil Ketua MPR RI fraksi PDIP ini menjawab normatif.

Menurutnya, hal itu merupakan keberhasilan Megawati dalam mencetak kader-kadernya. Terbukti kader PDIP menjadi Presiden RI hingga Kepala Daerah.  
 
“PDIP telah membuktikan sebagai partai yang dipimpin oleh Ibu Megawati Soekanoputri, yang telah banyak melahirkan kader-kader calon pemimpin bangsa, baik di pusat maupun di daerah. Itulah keberhasilan dan kesuksesan Ibu Megawati memimpin PDIP,” tuturnya.

Atas dasar itu, Basarah menegaskan bahwa mengenai pencapresan PDIP untuk 2024, sepenuhnya berada di tangan Presiden kelima RI itu. Sebab, Megawatilah yang paling mengetahui yang paling terbaik untuk kadernya dan partai.

“Ibu Mega sebagai causa prima dari proses kaderisasi dari rahim PDIP, Ibu Megalah yang paling tahu, siapa-siapa saja kader-kadernya yang akan ditugaskan apakah itu dari lembaga legislatif, eksekutif, atau struktural partai,” katanya.

“Oleh karna itu, dalam kaidah kepartaian kami, tepatnya di AD/ART, diatur hak prerogatif Ibu Megawati sebagai ketum PDIP. Hak prerogatif inilah yang harus dihormati, ditaati dan dilaksanakan oleh segenap kader PDIP. Karena itu menjadi domain dan ranahnya Ibu Megawati,” pungkasnya.

ARTIKEL LAINNYA