Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Tanpa Surya Paloh, Partai Nasdem Hari Ini Sambangi KPK

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Selasa, 16 Agustus 2022, 10:44 WIB
Tanpa Surya Paloh, Partai Nasdem Hari Ini Sambangi KPK
Pembekalan antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Partai Nasdem, Selasa (16/8)/RMOL
Jajaran pengurus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menghadiri acara pembekalan antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 setelah sebelumnya tertunda.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati mengatakan, Nasdem akan mendapatkan pembekalan antikorupsi di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Sesuai konfirmasi, kegiatan dihadiri secara langsung oleh 63 pengurus DPP dan perwakilan DPW Partai Nasdem. Selebihnya para pengurus DPD/DPW dan DPC mengikuti kegiatan pembekalan secara daring," ujar Ipi kepada wartawan, Selasa pagi (16/8).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, pengurus DPP Nasdem yang hadir di antaranya, Ketua Koordinator Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis, Suyoto; Ketua DPP Bidang Perempuan dan Anak, Virgie Baker; Ketua DPP Bidang Pemilih Pemula dan Milenial, Lathifah Al Anshori; dan beberapa Wasekjen DPP Nasdem.

"Peserta akan menerima sejumlah materi pembekalan tentang penguatan integritas internal partai politik yang diberikan langsung oleh para pejabat di Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK," kata Ipi.

Materi yang akan diberikan langsung oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron ini, di antaranya tentang penguatan integritas, Sistem Integritas Partai Politik (SIPP) dan pembahasan pembelajaran mandiri antikorupsi.

"Nasdem merupakan partai ke-13 setelah sebelumnya KPK memberikan pembekalan yang sama kepada jajaran pimpinan dan pengurus dari 12 parpol, yaitu PAN, PBB, Demokrat, Gerindra, PDIP, Golkar, Hanura, Berkarya, PKS, PKB, Perindo, dan PPP," pungkas Ipi.

Kegiatan PCB untuk Partai Nasdem sebelumnya dijadwalkan pada Selasa (2/8). Namun, partai pimpinan Surya Paloh ini meminta ditunda dengan alasan untuk mempersiapkan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA