On The Road of Devoted Service for the People
On The Road of Devoted Service for the People
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Presiden Jokowi: Resiko Gelojak Ekonomi Global Masih Tinggi

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Selasa, 16 Agustus 2022, 18:39 WIB
Presiden Jokowi: Resiko Gelojak Ekonomi Global Masih Tinggi
Presiden Joko Widodo/Net
Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap ketidakpastian ekonomi global yang saat ini menghantui dunia termasuk Indonesia.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat pidato Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023 di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

"Ke depan, kita harus terus waspada. Risiko gejolak ekonomi global masih tinggi. Perlambatan ekonomi dunia tetap berpotensi memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi domestik dalam jangka pendek," ujar Jokowi.

Presiden dua periode ini menambahkan, perang antara Rusia dan Ukraina turut andil dalam mengguncang ekonomi global. Dampak dari perang tersebut, harga komoditas meningkat dan terjadi inflasi di seluruh sendi perekonomian dunia.

"Konflik geopolitik dan perang di Ukraina telah menyebabkan eskalasi gangguan sisi suplai yang memicu lonjakan harga-harga komoditas global dan mendorong kenaikan laju inflasi di banyak negara, tidak terkecuali Indonesia," katanya.

Dia menguraikan, bank sentral di banyak negara melakukan pengetatan kebijakan moneter secara agresif. Pengetatan telah menyebabkan guncangan pada pasar keuangandi banyak negara berkembang.

"Konsekuensinya, nilai tukar mata uang sebagian besar negara berkembang mengalami pelemahan," imbuhnya.

"Dengan berbagai tekanan tersebut, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi global melambat signifikan dari 6,1  persen di tahun 2021 menjadi 3,2 persen di tahun 2022 dan 2,9persen di tahun 2023," pungkasnya.

ARTIKEL LAINNYA