Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

HUT RI ke-77, Cak Imin: Merdeka Berarti Bebas dari Ketertinggalan

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Rabu, 17 Agustus 2022, 18:32 WIB
HUT RI ke-77, Cak Imin: Merdeka Berarti Bebas dari Ketertinggalan
Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar/Net
Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar memaknai kemerdekaan Republik Indonesia yang kini memasuki usia ke-77 tahun bukan hanya bebas dari penjajahan, namun juga harus bebas dari berbagai ketertinggalan.

"Alhamdulillah 77 tahun sudah kita merdeka. Merdeka artinya bebas dari seluruh penjajahan dan keterkungkungan, merdeka berarti kita bebas dari berbagai ketertinggalan, merdeka dari pandemi dan berbagai kesulitan, termasuk krisis kesehatan dan krisis ekonomi," kata pria yang karib disapa Cak Imin, Rabu (17/8).

Cak Imin lantas mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa bersyukur atas anugerah kemerdekaan berkat perjuangan para pahlawan bangsa. Salah satunya menyukuri persatuan bangsa yang hingga kini tetap kokoh.

"Bersyukur bahwa sampai saat ini kita tegak dan teguh berdiri sebagai sebuah bangsa yang bersatu dan mampu mengatasi berbagai persoalan," tutur Ketua Umum DPP PKB ini.

Menurutnya, persatuan dan kesatuan adalah modal keberhasilan bangsa Indonesia terbebas dari ragam persoalan dan rintangan, seperti pandemi Covid-19.

"Kita berhasil dan kokoh tegak berdiri karena kita punya modal bersatu dan gotong royong saling bahu-membahu. Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa terus bersatu dan bergotong royong menuju Indonesia yang adil makmur dan sejahtera," katanya.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyatakan, momentum HUT RI kali ini disebutnya sebagai sebuah kekuatan dan modal bangsa Indonesia untuk terus bangkit dan menata diri.

Secara khusus, Ia mengingatkan, pentingnya pembangunan sumberdaya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing di kancah nasional maupun internasional, terutama kaum muda Indonesia.

"Ke depan, 77 tahun Indonesia merdeka adalah kekuatan dan modal kita untuk terus bangkit menata diri, terutama meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita menjadi manusia-manusia yang unggul, siap bersaing dan kompetitif dibanding negara-negara lainnya," terangnya.

"Mari kita songsong 100 tahun Indonesia Emas dengan kualitas angkatan muda yang tangguh, berintegritas kokoh, mandiri dan siap bersaing dan unggul di hadapan bangsa-bangsa lainnya. Dirgahayu 77 tahun Indonesia merdeka. Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat," demikian Cak Imin.

ARTIKEL LAINNYA