Children in the DPR Korea
Children in the DPR Korea
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Jadi Penjaga Kedaulatan Pangan, Petani Bukan Pekerjaan Kotor

LAPORAN: AGUS DWI
  • Sabtu, 24 September 2022, 23:38 WIB
Jadi Penjaga Kedaulatan Pangan, Petani Bukan Pekerjaan Kotor
Kegiatan Foranas II Mari Sejahterakan Petani (MSP)/RMOLJabar
Hidup matinya sebuah bangsa tergantung pangan. Oleh karena itu, kedaulatan pangan menjadi elemen penting menjaga keberlangsungan sebuah bangsa.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Mari Sejahterahkan Petani (MSP), Bambang Mujiarto, saat membuka Forum Anggota Nasional (Foranas) II MSP di Hall Radiant Cirebon, Sabtu (24/9).

Dengan potensi sumber daya alamnya, kata Bambang, Indonesia sangat mampu menjadi negara adidaya pangan yang bisa mencukupi kebutuhan pangan sendiri.

"Kita punya alam yang sangat kaya, tinggal bagaimana kita bisa mengoptimalkan potensi yang ada, karena persoalan pangan adalah persoalan hidup matinya sebuah bangsa," ujar Bambang, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Menurutnya, petani adalah profesi dan pekerjaan mulia. Sebab, dari tangan petani Indonesia dihasilkan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Petani bukan pekerjaan kotor, petani adalah profesi mulia, jangan malu jadi petani karena petani menjaga kedaulatan bangsa dari sektor pangan," imbuhnya.

Meski kedaulatan pangan memang tidak melulu berbicara produksi pangan, tetapi petani dan elemen lainnya harus bisa mengintegrasikan semua hal dari mulai produksi, distribusi hingga ketingkat konsumsi pangan.

"Dengan sumber daya yang begitu melimpah, sudah saatnya petani bangkit bersama di tengah krisis global agar makna kedaulatan pangan bisa teraplikasi secara tuntas," ungkapnya.

Kegiatan Foranas II MSP, dihadiri Prof Surono Danu yang merupakan pemulia padi MSP, Anggota DPR RI, Ono Surono, Bupati Cirebon, Imron dan sejumlah tokoh nasional lainnya. 
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA