Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

KPK Selenggarakan G20 ACWG Putaran Ketiga di Australia, Bahas 4 Isu Utama Antikorupsi

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Senin, 26 September 2022, 13:32 WIB
KPK Selenggarakan G20 ACWG Putaran Ketiga di Australia, Bahas 4 Isu Utama Antikorupsi
Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati/Net
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memulai pertemuan G20 Anti-Corruption Working Group (ACWG) putaran ketiga yang berlangsung selama 4 hari di Canberra, Australia. Kegiatan G20 ACWG dimulai hari ini, Senin (26/9).

Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati mengatakan, pertemuan yang berlangsung sejak hari ini hingga Kamis (29/9) itu merupakan rangkaian dari Presidensi Indonesia pada G20 2022 yang mengusung tema "Recover Together Recover Stronger".

"KPK sebagai Chair dan Australia sebagai Co-Chair ACWG sebelumnya telah menggelar dua kali pertemuan untuk membahas isu terkait antikorupsi ini," ujar Ipi kepada wartawan, Senin siang (26/9).

Lanjut Ipi, ACWG pertemuan pertama digelar secara hybrid pada 28-31 Maret 2022 di Jakarta. Kemudian pertemuan kedua dilaksanakan secara offline pada 5-8 Juli 2022 di Bali.

"Dalam kedua pertemuan tersebut para delegasi dari negara anggota G20 telah memberikan dukungannya terhadap Indonesia sebagai Presidensi yang mengusung empat isu utama antikorupsi," tutur Ipi.

Sehingga, empat isu utama antikorupsi itu, pembahasannya akan dilanjutkan pada pertemuan ketiga kali ini.

Empat isu utama antikorupsi dimaksud, yaitu peningkatan peran audit dalam pemberantasan korupsi.

"Di mana dalam pertemuan sebelumnya telah disepakati isu ini menjadi High Level Principle (HLP). Sehingga poin-poin kesepakatannya akan menjadi dokumen kebijakan yang mengikat dan ditagih implementasinya pada masa mendatang," jelas Ipi.

Isu kedua, partisipasi publik dan pendidikan antikorupsi. Ketiga, kerangka pengawasan regulasi dan supervisi pengaturan profesi hukum pada pencucian uang hasil korupsi.

"Bahwa kedua isu tersebut dalam pertemuan sebelumnya disepakati menjadi compendium atau rangkuman best practice yang selanjutnya dapat diimplementasikan baik bagi para negara peserta G20 maupun dunia internasional," terang Ipi.

Keempat, pencegahan korupsi pada sektor energi terbarukan. Di mana, pada isu itu, disepakati untuk menjadi background paper yang pembahasannya akan dilanjutkan pada Presidensi berikutnya.

"Pertemuan ketiga ini merupakan pertemuan terakhir sebelum dilaksanakannya KTT G20 yang akan digelar pada 15-16 November 2022 di Bali," terang Ipi.

Harapannya, dalam pertemuan ACWG putaran ketiga itu, para delegasi mencapai kesepakatan dalam pembahasan poin-poin pada empat isu utama tersebut. Di mana kesepakatan itu nantinya dapat memberikan dampak perbaikan bagi upaya-upaya pemberantasan korupsi, tidak hanya bagi negara anggota G20, namun juga dunia Internasional.

"Sehingga pemberantasan korupsi ini selanjutnya memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi global yang sedang bangkit dan pulih dari pandemi Covid-19 ini," pungkas Ipi.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA